Dua Anak di Kampung Dukut Jalani Pemeriksaan Kesehatan, Pemdes Sirnarasa Tunggu Hasil Investigasi Dinkes Bogor

Dua Anak di Kampung Dukut Jalani Pemeriksaan Kesehatan, Pemdes Sirnarasa Tunggu Hasil Investigasi Dinkes Bogor
Dua Anak di Kampung Dukut Jalani Pemeriksaan Kesehatan, Pemdes Sirnarasa Tunggu Hasil Investigasi Dinkes Bogor

BOGOR – Temuan kasus gangguan kesehatan yang dialami seorang anak selama bertahun-tahun di Kampung Dukut, Desa Sirnarasa, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor, membuka fakta baru. Di wilayah yang sama, ditemukan dua anak lain yang juga mengalami kondisi kesehatan yang memerlukan perhatian dan pemeriksaan lebih lanjut.

Temuan tersebut mencuat setelah kasus seorang anak yang mengalami gangguan kesehatan selama kurang lebih enam tahun menjadi sorotan publik. Menindaklanjuti informasi tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor bersama UPT Puskesmas Tanjungsari dan Pemerintah Desa Sirnarasa melakukan kunjungan langsung ke lokasi pada Kamis (24/9/2026).

Tim kesehatan mendatangi rumah keluarga di Kampung Dukut RT 01/RW 01 untuk melakukan pemeriksaan terhadap kedua anak tersebut. Selain pemeriksaan kesehatan, petugas juga mengumpulkan informasi dari keluarga terkait riwayat kesehatan dan kondisi yang selama ini dialami oleh anak-anak tersebut.

Hingga proses pemeriksaan berlangsung, belum ada keterangan resmi mengenai jenis penyakit yang diderita, faktor penyebab, maupun kemungkinan keterkaitan antara kondisi kesehatan yang dialami kedua anak tersebut.

Perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor juga belum memberikan penjelasan rinci terkait hasil pemeriksaan. Saat dimintai keterangan mengenai kondisi kedua anak dan rencana tindak lanjut penanganan, petugas menyampaikan bahwa hasil investigasi masih akan dilaporkan terlebih dahulu kepada pimpinan sebelum diumumkan kepada publik.

Kepala Desa Sirnarasa, Deni Firdaus Zam Zam, mengatakan pemerintah desa saat ini masih menunggu hasil resmi dari investigasi yang dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor.

“Kami akan terus mencoba berkoordinasi dengan pihak Puskesmas Kecamatan Tanjungsari terkait langkah apa yang akan dilaksanakan setelah dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor. Sampai hari ini belum ada hasil investigasi,” ujar Deni.

Menurutnya, Pemerintah Desa Sirnarasa akan terus menjalin komunikasi dengan Puskesmas Tanjungsari guna memperoleh informasi terkait tindak lanjut setelah kunjungan dan pemeriksaan yang dilakukan tim kesehatan.

Deni menegaskan bahwa pemerintah desa siap mendukung langkah-langkah yang diperlukan apabila hasil investigasi nantinya merekomendasikan penanganan medis maupun bentuk pendampingan lainnya bagi kedua anak tersebut.

Kondisi kesehatan yang dialami kedua anak menjadi perhatian karena telah berlangsung dalam jangka waktu yang cukup lama. Pemeriksaan lanjutan dinilai penting untuk memastikan diagnosis, mengidentifikasi penyebab gangguan kesehatan, serta menentukan metode penanganan yang tepat.

Sementara itu, keluarga berharap perhatian pemerintah tidak berhenti pada tahap pemeriksaan awal. Dengan keterbatasan kondisi ekonomi, orang tua kedua anak berharap adanya pendampingan dan bantuan medis secara berkelanjutan hingga kondisi kesehatan anak-anak mereka dapat diketahui secara pasti dan memperoleh penanganan yang sesuai.

Hingga kini, hasil investigasi dan rekomendasi penanganan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor masih ditunggu oleh pemerintah desa maupun keluarga yang bersangkutan. Pemerintah setempat berharap proses tersebut dapat segera selesai sehingga langkah penanganan yang diperlukan dapat segera dilakukan.

Ahmad Fauzan

Reporter Umum

Ahmad Fauzan adalah reporter umum yang aktif meliput berbagai isu, mulai dari peristiwa sosial, pemerintahan, ekonomi, pendidikan, hingga perkembangan terkini di masyarakat. Mengutamakan informasi yang akurat, berimbang,...

Menemukan kesalahan? Kirim koreksi

Laporan dibaca redaksi dan tidak ditampilkan publik. Nama dan email boleh dikosongkan; bila diisi, hanya dipakai redaksi untuk menanyakan rincian.

Jenis laporan

Artikel Terkait Lainnya

Lihat semua berita