header_ads

Linguaphone.id

Petugas Pemeriksa Hewan Kurban Dilepas


BERITA BOGOR | www.beritabogor.com - Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Bogor mengerahkan sebanyak 188 orang petugas medik dan paramedik veteriner untuk memeriksa hewan qurban dalam rangka menyambut Hari raya idul Adha 1439 Hijriah. Dalam kesempatan Bupati Bogor, Hj. Nurhayanti berkesempatan melepas para petugas lapangan tersebut di dampingi kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Bogor,Siti Farikah bertempat di lap.kantor Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Bogor, Selasa (21/08/2018).

Dalam laporannya Siti Farikah mengakan telah dilaksanakan vaksinasi anthraks tahap pertama terhadap hewan yang rentan di daerah endemis antraks sebanyak 2501 ekor hewan besar dan 1957 ekor hewan kecil dan optimalisasi pemeriksaan kesehatan hewan oleh petugas lapangan pada kurang lebih 600 lapak pedagang ternak pinggir jalan, 305 kelompok ternak serta 5 feedloter penyedia ternak qurban.

“Sejak H-15 (tanggal 6 agustus 2018) dan melengkapinya dengan surat keterangan kesehatan qurban, sticker sehat qurban, serta kalung sehat qurban,” katanya.

Farikah juga menjelaskan pemeriksaan hewan qurban pada H-1 sampai dengan H +3 hari raya idul adha dengan menerjunkan veteriner dari berbagai instansi diantaranya mahasiswa FKH-IPB, Petugas dari direktorat jenderal peternakan dan kesehatan hewan kementerian pertanian, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat, Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Bogor.

Sementara itu, Bupati Bogor dalam amanat mengatakan pelaksanaan pemotongan hewan qurban harus berkualitas dengan memenuhi aspek-aspek kesejahteraan bagi hewan yang akan di potong.

“Kehalalan pada saat penyembelih dan pemotongan aspek penanganan daging dan jeroan yang higienis serta aspek kebersihan dan kenyaman lingkungan tempat pemotongan,” katanya.

Nurhayanti juga mengatakan ingin memastikan hewan yang akan diqurbankan pada hari idul adha nanti adalah yang aman, sehat,utuh dan halal sehingga memberikan ketenangan dan kenyamanan bagi masyarakat, baik yang berqurban maupun yang menerima daging qurban.

Terakhir, Bupati juga berharap tim petugas pemeriksa kesehatan hewan dan daging qurban hendaknya memberikan edukasi dan sosilisasi yang masif kepada masyarakat, termasuk panitia-panitia di dkm yang mengelola hewan qurban, tentang pentingnya upaya pengaman hewan qurban.

“Pelaksanaan ibadah qurban berjalan sesuai dengan kaidah syariat islam serta kaidah kesehatan masyarakat veteriner,” harapnya. (adv)

Diberdayakan oleh Blogger.