header_ads

Linguaphone.id

Makna Idul Adha


BERITA BOGOR | www.beritabogor.com - Hari Raya Idul Adha atau biasa disebut Idul Kurban oleh kebanyakan masyarakat menurut Wali Kota Bogor Bima Arya memiliki dua makna yang bertujuan mendekatkan diri, yakni makna secara vertikal dan makna secara horizontal.”

“Esensi atau substansi dari kurban adalah mendekatkan diri kepada Allah SWT. Makna vertikal maksudnya mendekatkan diri kita sebagai seorang muslim kepada Allah SWT. Melalui momentum Idul kurban kita diingatkan bahwa semua yang kita miliki di dunia merupakan titipan yang bersifat sementara atau sebentar saja,” kata Bima saat memberikan sambutan sebelum pelaksanaan Sholat Idul Adha 1439 Hijriah Tahun 2018 di Masjid Raya Bogor, jalan Pajajaran, Kota Bogor, Rabu (22/08/2018) pagi.

Dihadapan para jamaah Sholat Idul Adha, Bima mengingatkan hidup di dunia hanya sementara, karena itu setiap umat muslim jangan menuhankan materi dan duniawi. Banyaknya persoalan yang dihadapi kota maupun negeri ini kemungkinan karena masih banyaknya faktor tersebut. 

Sedangkan makna secara horizontal, kurban menjadi momentum untuk lebih mendekatkan diri kepada sesama, menyambungkan sekaligus menguatkan ukhuwah islamiyah dan meningkatkan kepedulian antar sesama yang kurang beruntung.

Di Kota Bogor masih banyak warga miskin, masih ada kesenjangan yang disebabkan kesenjangan sosial, tawuran, narkoba dan prostitusi muncul karena adanya kesenjangan tersebut.

“Insya Allah melalui momentum kurban, semakin mendekatkan diri kita kepada Allah SWT dan kepada sesama. Apapun agenda kita, politik, tidak akan memecah kita, ekonomi tidak akan membelah kita. Kita rawat terus ukhuwah islamiyah kita, ukhuwah wathaniyah kita, kebersamaan kita sebagian umat muslim sebagai anak bangsa Negara Kesatuan Republik Indonesia,” jelasnya. (red)

Diberdayakan oleh Blogger.