header_ads

Linguaphone.id

Peringatan Hari Lansia Jabar

 lansia

BERITA BOGOR | www.beritabogor.com - Pemerintah Provinsi Jawa Barat  menggelar acara peringatan Hari Lanjut Usia tingkat Nasional yang berlokasi di Parkiran Barat Gedung Sate, Kota Bandung. 

Kegiatan ini diawali dengan jalan santai, senam sehat, penyerahan simbolis, pagelaran pentas seni, dan pelayanan kesehatan. Serta tersedia standbooth dari berbagai instansi. Jumlah dari peserta Lansia ini terdiri dari 1.500 orang yang tersebar dari beberapa daerah di Jawa Barat.

Ketua Lembaga Lansia Indonesia  Nu'man Abdul Hakim menyatakan lansia identik dengan orang jompo, orang yang tidak bermanfaat dan tidak berguna.  Memang sesuai dengan fitrahnya, proses penuaan pun ditandai dengan kemunduran kondisi fisik, psikis, sosial, dan ekonomi. 

"Namun dibanding generasi yang lebih muda, lansia memiliki nilai lebih berupa pengalaman yang berharga, pengetahuan, dan keahlian yang teruji. Serta kearifan dalam bersikap, dan keterlibatannya dalam kontribusi lansia baik langsung maupun tidak lansung dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," katanya dalam sambutannya, Kamis (19/07/2018).

Ia menuturkan bahwa dalam  upaya peningkatan usia harapan hidup, berdasarkan data sensus nasional Badan Pusat Statistik tahun 2017, lansia di Indonesia sekarang berjumlah 23,4 juta lebih  atau 8,9% ini menunjukan bahwa Indonesia sudah masuk kategori negara lanjut usia. Di Jawa Barat pun saat ini totalnya sudah hampir 8%  dan pada tahun 2025 diperkirakan akan mencapai 33,7 juta atau 11%. 

Ditambahkannya, saat ini pemerintah DPR sudah mengusulkan perubahan Undang-undang No. 13  Tahun 1998. Dalam perubahan tersebut dituangkan berbagai upaya peningkatan, perlindungan, dan  pemberdayaan lansia. Upaya untuk memenuhi hak-hak lansia peningkatan batasan usia dan mengoptimalkan peran lembaga masyarakat yang independen. Agar dapat berperan aktif dalam meningkatkan kesejahteraan lansia.

Oleh karena itu, menurut mantan Wakil Gubernur Jabar tersebut, lansia bukan beban justru mereka adalah penyangga pembangunan, karena para lansia dengan kematangan pola hidupnya dan pemikirannya merupakan penjaga nilai menjadi tuntunan hidup antar generasi. (red)

Diberdayakan oleh Blogger.