header_ads

Linguaphone.id

RZ Angkat Kearifan Lokal Dan Potensinya

 RZ

BERITA BOGOR | www.beritabogor.com - Sebuah wadah yang menjadi rumah besar bagi berhimpunnya komunitas, padepokan, yayasan, peguron atau perorangan yang konsen dalam merawat budaya sunda alias Sunda Langgeng Wisesa (SLW), menggelar temu silaturahmi Kesatuan Pemangku Adat Sunda Langgeng Wisesa bersama para calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor di Graha Pena, beberapa waktu lalu.

Acara yang bertemakan Mendorong Kepemimpinan Bogor Bervisi Kearifan Lokal itu, dihadiri oleh para "Inohong" atau yang biasa disebut sesepuh sunda, budayawan, seniman serta para undangan lainnya.

Disana, para kasepuhan sunda, budayawan dan seniman saling mengungkapkan aspirasi dan harapannya kepada masing - masing paslon yang tidak lain untuk bersinergi membangun Kota Bogor ketika salah satunya terpilih menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor dimasa yang akan datang.

Tidak hanya mengungkapkan secara langsung, para kasepuhan sunda, budayawan dan seniman itupun mencurahkan semua aspirasi dan harapan lainnya kedalam tulisan yang dikemas seperti buku, dinamakan buku pintar SLW. Buku yang diterbitkan pada tanggal 20 Mei 2018 dan berjudul Sunda Menjawab itu, diharapkan dapat dijadikan sebagai acuan bagi calon kepala daerah dan para pemangku kepentingan di wilayah Bogor Raya.

Apresiasi yang tinggi dikatakan calon Wali Kota Bogor nomor urut satu, Achmad Ru'yat yang turut hadir dengan menggunakan pakaian batik berwarna kuning serta menggunakan iket atau blangkon sunda bermotif kujang, buku Sunda Menjawab tersebut sangat berharga dan bermanfaat bagi pasangan Ru'yat - Zaenul (RZ).

"Buku Sunda Menjawab ini merupakan hasil kajian para inohong Sunda, tentu sangat berharga dan bermanfaat bagi kami terutama sebagai bahan untuk pengambilan kebijakan nanti dalam melaksanakan mandat kepemimpinan di Kota Bogor," kata Achmad Ru'yat.

Disamping itu, Achmad Ru'yat menuturkan, pasangan RZ memiliki 11 program unggulan salah satunya Bogor Berbudaya, dimana melalui program ini pasangan RZ tidak hanya akan melakukan pembangunan yang sifatnya fisik saja, melainkan akan mendorong kebijakan politik anggaran untuk membangun modal sosial budaya atau nilai - nilai yang berkembang di masyarakat.

"Mudah - mudahan melalui silaturahmi ini, seperti pesan kasepuhan sunda "Anu jauh urang deketkeun, geus deket urang layetkeun, geus layet urang paheutkeun, geus paheut urang silih asih jeung silih wangikeun"," tutup Achmad Ru'yat. (*/red) 

Diberdayakan oleh Blogger.