header_ads

Linguaphone.id

Agenda HJB Ke 536 Kota Bogor


BERITA BOGOR | www.beritabogor.com - Makna tema HJB ke 536 terkandung semangat untuk mengajak dan mengingatkan semua pihak agar bersama-sama memelihara iklim dan suasana kehidupan bermasyarakat di Kota Bogor yang tetap aman, tenang dan damai, sehingga tetap memberikan kenyamanan. 

"Termasuk, memelihara kekhusuan umat Islam dalam melaksanakan ibadah puasa Ramadhan serta menghadapi Idul Fitri 1439 H," papar Ketua Panitia HJB 536, Herry Karnadi usai Paripurna Istimewa HJB Ke 536, di gedung DPRD Kota Bogor, Minggu (03/06/2018) 

Tema Genah Tumaninah, jelasnya, menjadi filosofi yang terkandung di dalam logo HJB 2018. Genah dimaknai bahwa Kota Bogor dalam situasi dan kondisi apapun tetap aman dan nyaman, sehingga aparatur pemerintah tetap mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, sedangkan Tumaninah dimaknai sebagai mampu memberikan kenyamanan bagi siapapun yang tinggal di Kota Bogor. 

Herry Karnadi mengatakan, kegiatan peringatan HJB kali ini lebih ditekankan pada semangat memelihara ketenangan, kekompakan dan kebersamaan serta menghidupkan suasana keagamaan. Berbagai kegiatan dikoordinasi oleh beberapa perangkat daerah, terutama Dinas Pariwisata dan Kebudayaan  dan Dinas Pendidikan serta perangkat wilayah dan berbagai komunitas. 

“Nantinya akan ada kegiatan pagelaran wayang golek, Tabligh Akbar di setiap Kecamatan dan Kelurahan, dan selama Ramadhan kegiatan lebih difokuskan pada keagamaan, sedangkan pelaksanaan kegiatan yang membutuhkan fisik, seperti ngumbah Tugu Kujang yang diawali dengan prosesi Babakti di Plaza Balaikota Bogor kemungkinan akan dilakukan setelah Ramadhan dan Pilkada Serentak,” jelasnya. 

Sekretaris Panitia, M. Taufik, menambahkan, kegiatan Pawai Budaya akan dilaksanakan pada bulan Agustus. Hal itu terjadi karena pada Juli 2018, Kota Bogor akan menjadi bagian dari lintasan perjalanan Obor Asian Games 2018. “Untuk mendukung lancarnya perjalananh obor Asian Games, maka pelaksanaan helaran kemungkinan diundur waktunya,” tambahnya.  

Dirinya mengatakan, salahsatu agenda acara budaya yang rutin diselenggarakan, juga akan disesuaikan waktunya. Hal itu bisa dimaklumi, karena bukan waktu yang tepat apabila pagelaran wayang berlangsung pada Ramadhan. Namun demikian dalam jadwal yang dikeluarkan panitia, pertunjukan Wayang Golek berlangsung di Kelurahan Bantarjati pada 29 Mei 2018. (*/als) foto: Paripurna Istimewa HJB 536. 
Diberdayakan oleh Blogger.