header_ads

Pengembang Transmart Pasang Badan Ditegur Satpol PP

Belum kantongi ijin, peringatan Satpol PP dikangkangi 

BERITA BOGOR | www.beritabogor.com - Meski belum memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB), Transmart yang berlokasi di Tajur, Kelurahan Pakuan, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor tetap 'ngotot' (pasang badan) melakukan aktivitas pengerjaannya. 

Aktivitas pembangunan Transmart terus dilakukan siang dan malam (Full 24 jam) oleh pihak pengembang pembangunan Transmart. Transmart yang  diduga melanggar Perda Kota Bogor Nomor 7 Tahun 2006 tentang Bangunan Gedung "Setiap orang pribadi atau badan yang akan mendirikan bangunan wajib memiliki Izin  Mendirikan Bangunan (IMB)". 

Berbagai upaya dan tindakan tegas dari pihak Satpol PP Kota Bogor sudah dilakukan dengan memberikan peringatan keras bahwasanya jangan ada aktivitas apapun selama belum memiliki izin. Namun, pihak Transmart rupanya malaht nekad dan tetap membandel dan terus melakukan pengerjaannya.

Pantauan media dilapangan, tak sedikit truk yang bermuatan tanah terparkir dibahu jalan untuk bergantian masuk kedalam lokasi pembangunan. Dan, untuk melancarkan masuk dan keluarnya truk tersebut, pihak Transmart memberlakukan satu jalur kendaraan yang mengakibatkan atau menggangu arus lalu lintas di sekitar Jalan Tajur.

Aktifitas proyek hingga larut malam 

"Tiap malam banyak truk parkir disitu dan bergantian masuk kedalam. Ini sangat menggangu arus lalu lintas. Memang di dalam ada kegiatan pembangunan apa?," tanya Rudi warga sekitar.

Rudi dan warga lainnya pun mengaku belum pernah mendapatkan sosialisasi terkait adanya aktivitas pembangunan yang nantinya akan dijadikan pusat perbelanjaan (Transmart). "Belum pernah ada sosialisasi dan aktivitas yang kerja disana selalu sampai dini hari. Kita gak tau itu akan dijadiin apa, karena kami warga tidak diberitahu apa apa," keluhnya.

Untuk pembangunan Transmart Tajur, sejauh ini pihak Pemkot Bogor belum mengeluarkan untuk perizinannya dalam hal ini Izin Mendirikan Bangunan. "Setahu saya belum ada ijin untuk Transmart Tajur dan masih di urus dibagian perijinan" ucap Saryana PPNS Satpol PP Kota Bogor, Senin (14/05/2018).

Saryana mengatakan, pihaknya sudah dua kali mendatangi Transmart Tajur dan meminta untuk menghentikan seluruh aktivitas pembangunannya. "Karena belum memiliki IMB, kita minta agar aktifitas pembangunan apapun dihentikan. Bandelnya pihak Transmart itu sudah mencerminkan bahwa perijinan di Pemerintah Kota Bogor bukanlah suatu hal yang penting," geramnya. (erick) 
Diberdayakan oleh Blogger.