header_ads

Panwascam Tanahsareal Patroli Malam

Hindari Black Campaign, Panwascam  Patroli Malam

BOGOR - Perhelatan pesta demokrasi tahun 2018 semakin mendekati hari pencoblosan. Setiap pasangan calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor pasti akan berfikir bagaimana melaksanakan pesta demokrasi tersebut menjadi daya tarik masyarakat.

Belakangan ini, banyak surat kaleng atau gambar-gambar yang menjatuhkan salah satu paslon. Tetapi surat kaleng atau gambar tersebut dari aliansi taktis yang tidak dapat bertanggung jawab.

Sedangkan, perbuatan seperti itu merupakan perbuatan yang dilarang oleh Undang-Undang 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Kepala Daerah dan PKPU 4 Tahun 2017 tentang Kampanye karena itu bisa diduga Black Campaign.

Menyikapi hal tersebut, Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascan) Tanah Sareal akan memberlakukan patroli malam untuk menghindari kegiatan-kegiatan yang dilanggar oleh Undang-Undang.

"Sejak Februari, kami sudah laksanakan piket. Kemudian, kegiatan patroli atau keliling di malam hari ini bertujuan agar Pemilukada 2018 di Kota Bogor khususnya di Tanah Sareal menjadi kondusif dan minimnya tingkat pelanggaran pada masa kampanye," ucap Ketua Panwascam Tanah Sareal, Supriantona Siburian, usai rapat di kantor Panwascam Tanah Sareal, Perumahan Duta Kencana 2, Jalan Duta Swarha No. 6, Kecamatan Tanah Sareal, Kamis (10/05/2018).

Anto sapaan akrabnya mengaku, akan berkoordinasi dengan Camat, Kepolisian, dan Danramil setempat agar pekerjaan pengawasan bisa maksimal. Anto pun menegaskan, pihaknya tidak main-main dengan sikap oknum yang tidak bertanggung jawab untuk menciderai pesta pemokrasi dan dirinya berharap masyarakat lebih waspada dan tidak terpancing Isu SARA, Hoax, dan Politik Uang.

"Pilkada yang kita laksanakan ini dari kita oleh kita dan untuk kita, siapapun yang melanggar akan kami tindak, dan laporan akan kami terima dan proses sesuai Undang-Undang, karena kita bersama rakyat awasi Pemilu Bersama Bawaslu tegakkan keadilan Pemilu," tegas Anto. (*/erick) 
Diberdayakan oleh Blogger.