header_ads

Linguaphone.id

Lindungi Pohon Untuk Alam Lestari

Belasan pohon ditebang dan angkuhnya pembangunan 

BERITA BOGOR | www.beritabogor.com - Kasus penebangan pohon yang dilakukan pihak Transmart di Jalan KH. Abdullah bin Nuh, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor disorot berbagai kalangan aktifis dan pemerhati lingkungan hidup. 

Salah satunya, Sabilillah selaku Pemerhati Lingkungan yang mengaku sangat prihatin terhadap tindakan ceroboh yang dilakukan pihak penebang pohon tersebut. "Saya sangat prihatin, betapa angkuhnya pembangunan perkotaan yang mengabaikan kelestarian lingkungan hidup," ucapnya, Selasa (01/04/2018)

Sabilillah menyampaikan pesan kepada semua pihak supaya dapat memperhatikan kondisi eksisting sebelum pembangunan. Terutama dengan menghindari terjadinya tindakan pengrusakan fungsi ekologis.

"Penebangan pohon - pohon adalah kesalahan fatal, sebab, untuk penanganan pohon agar bisa hidup membutuhkan waktu cukup lama. Demikian pula dengan penggantian ribuan pohon atau program Boling atau pembuatan taman batu memang mudah di ucapkan oleh lidah tak bertulang, akan tetapi pada praktiknya tidak semudah membalikan telapak tangan. karena semua itu tidak akan bisa mengembalikan fungsi ekologis yang sudah tercipta sebelumnya," pesan Sabilillah.

Dirinya tak hanya menunjuk kecerobohan yang telah terjadi di sekitar area pembangunan Transmart. Melainkan pula, mengingatkan kembali kecerobohan - kecerobohan serupa yang pernah terjadi sebelumnya oleh pihak - pihak yang zolim terhadap lingkungan hidup. "Pohon juga mahluk hidup, maka hindari perbuatan zolim lagi. Apalagi diperkotaan sudah seperti 'hutan beton' akibat angkuhnya pembangunan dan keserakahan," tegasnya.

Sabilillah mengimbau kepada khalayak banyak untuk tidak lagi menganggap remeh keberadaan pohon. "Sebab, fungsi pohon sangatlah berguna bagi kehidupan manusia yang ada disekitarnya. Ayo selamatkan pohon dan hindari karma, hendak kemana lagi warga di muka bumi ini apabila kelak alam marah, bukankah sudah banyak karma bencana yang terjadi akibat kecerobohan manusia itu sendiri," imbaunya.  

Sebelumnya di beritakan sejumlah media massa telah terjadi penebangan 18 pohon oleh pengembang Transmart. Hal ini memicu protes berbagai kalangan pecinta lingkungan hidup. Diantaranya, DPRD Kota Bogor, KNPI Kota Bogor, dan Badan Pengurus Forum Komunikasi Kader Konservasi Indonesia (BP FK3I) Jawa Barat yang mendesak Pemerintah Kota Bogor untuk tegas menempuh jalur hukum atas penebangan belasan pohon tersebut. (erick) 


Diberdayakan oleh Blogger.