header_ads

Linguaphone.id

Bupati Bogor Resmikan Pasar Rakyat

Peresmian Pasar Rakyat Tenjo, Kemang, Leuwisadeng, Ciluar Sukaraja 

BERITA BOGOR | www.beritabogor.com - Pasar Rakyat Tenjo telah diresmikan Bupati Bogor, Rabu (09/05/2018). Kegiatan ini juga rangkaian peresmian Pasar Rakyat Kemang, Leuwisadeng dan Ciluar Sukaraja. 

Dalam sambutannya, Bupati Bogor Hj. Nurhayanti menyampaikan bahwa pasar rakyat merupakan pasar tradisional yang dalam pengembangannya kedepan manajemen pasar memperhatikan aspek kebersihan,  keamanan dan kenyamanan di lingkungan pasar, sehingga kesan pasar tradisional yang kumuh, kotor dan macet dapat dihindari serta penataannya dapat dilakukan dengan maksimal setara pasar modern yang bersih dan teratur. 

Masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan keberadaan pasar akan lebih berdaya guna dalam jangka panjang serta mampu meningkatkan rasa aman dan nyaman dalam bertransaksi, baik bagi penjual, pembeli maupun masyarakat pada umumnya. 

PD. Pasar Tohaga juga diharapkan agar dalam pengelolaannya benar-benar memperhatikan aspek pendayagunaan dan pemeliharaannya, sehingga pada gilirannya nanti mampu mengakomodasi berbagai kepentingan dan kebutuhan masyarakat secara lebih baik. PD. Pasar Tohaga hendaknya mampu merancang inovasi-inovasi baru bagi pengembangan pasar, karena sudah dua kali berturut turut memperoleh penghargaan sebagai TOP BUMD, sejalan dengan penghargaan pembina BUMD. Dengan inovasi-inovasi yang diciptakan PD Pasar Tohaga, tentunya pengembangan pasar selain berpotensi meningkatkan pertumbujan masyarakat setempat, juga menjadi bagian dari upaya pemenuhan hak-hak masyarakat akan layanan publik yang berkualitas serta misi untuk meningkatkan integrasi, integrasi, koneksitas, kualitas dan kuantitas wilayah dan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. 

Dalam kesempatan ini, Direktur Utama PD Pasar Tohaga Kabupaten Bogor, H. Romli Eko Wahyudi mengatakan bahwa benar pengelolaan ketiga pasar baru tersebut akan berada dibawah pengelolaan PD Pasar Tohaga Kabupaten Bogor. Hal ini merupakan tantangan baru bagi kami karena tiga pasar ini agak berbeda dengan pasar sebelimmnya. Tiga pasar ini belum memiliki embrio pedagang sehingga mengharuskan kami melakukan seleksi di tahap awal apa dan bagaimana pedagang harus masuk, tentunya dengan bantuan Disperindag dengan melibatkan muspika dan desa setempat. 

Adapun pedagang yang menempati Pasar Tenjo, Kemang dan Leuwisadeng akan dibekali pembinaan dan pembekalan agar aktifitas berdagang mereka berjalan bail sehingga berdampak baik pula untuk operasional pasar. Semua bertanggung jawab meramaikan pasar baru ini, tidak hanya pengelola, pedagang pun harus memiliki semangat juang yang sama. 

Tercatat, jumlah tempat berdagang yang disediakan yaitu 132 tempat berdagang di pasar kemang, 159 tempat berdagang di pasar tenjo dan 81 tempat berdagang di pasar leuwisadeng. (adv) 
Diberdayakan oleh Blogger.