header_ads

Linguaphone.id

PPP Totalitas Menangkan Pasangan RZ

Melalui Rakorcab, Harga Mati Menangkan RZ di Pilwalkot 

BERITA BOGOR | www.beritabogor.com - Rapat Kordinasi Cabang (Rakorcab) DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Bogor, dihadiri ratusan fungsionaris PPP, diantaranya, seluruh unsur pimpinan harian cabang, pimpinan anak cabang, pimpinan ranting dan organisasi badan otonom PPP. 

Turut hadir, Ketua DPC PPP Kota Bogor Zaenul Mutaqin, Ketua DPP bidang OKK, DR Qoyyum Abdul Jabar, Wakil Sekjen DPP Andi Surya Wijaya, Wakil Sekretaris DPW Jabar bidang hukum dan kordinator wilayah Bogor, Usep Supratman, MH, tokoh masyarakat, para kyai dan ulama se-Kota Bogor, Sabtu (28/4/2018). 

Dengan mengangkat tema ideologi sebagai ruh juang kader, DPC PPP Kota Bogor totalitas akan berjuang memenangkan sejumlah agenda politik, diantaranya Pilwalkot Bogor dan Pilgub Jabar. Majunya kader terbaik Partai Berlambang Ka'bah yakni Ketua DPC PPP Kota Bogor Zaenul Mutaqin (ZM) sebagai calon Wakil Walikota Bogor 2018-2023, menjadi barometer bagi PPP untuk memenangkan Pilwalkot Bogor. 

Dengan semangat juang dan kesolidan serta antusias yang tinggi, seluruh peserta Rakorcab yang hadir tidak henti hentinya bersorak dan mengumandangkan kemenangan untuk Pasangan RZ di Kota Bogor dan Pasangan Rindu di Jawa Barat. "Bogor Kahiji, Jabar Juara, pasangan RZ menang, Rindu menang, Allahuakbar," sorak yel yel dari para peserta. 

Dalam kesempatan itu, Ketua DPC PPP Kota Bogor, Zaenul Mutaqin (ZM), mengatakan, Rakorcab ini adalah konsolidasi seluruh fungsionaris partai, pengurus hingga ke tingkat ranting dalam menghadapi dua agenda besar yaitu Pilkada dan Pilgub Jabar. Rakorcab membahas tehnis tehnis strategi PPP dalam memenangkan dua Pilkada tersebut. 

"Saya kembali mengintruksikan kepada seluruh pengurus, kader dan simpatisan PPP di Kota Bogor, agar terus berjuang dan bekerja keras untuk memenangkan Pasangan RZ di Pilwalkot Bogor, serta Pasangan Rindu di Pilgub Jabar. Kita harus meraih kemenangan di Pilkada 2018 ini," kata Zaenul. 

Lanjut ZM, ada tiga yang harus menjadi perhatian, yakni faktor Kultur, Stuktur dan Figur. Faktor kultur itu harus terus mengoptimalkan menjalin silaturahmi dengan tokoh masyarakat, warga dan seluruh unsur elemen masyarakat. Untuk DPC PPP Kota Bogor, saat ini tidak ada lagi yang namanya tulis tonggong atau tulis nama tetapi saat di kumpulkan tidak ada. Hari ini menjadi bukti bahwa kepengurusan PPP dari tingkat DPC, PAC, Ranting sampai Anak Ranting semua ada. 

Selanjutnya, faktor Figur sangat penting, karena sebuah partai politik tidak bisa lepas dari faktor figur, karena faktor itu sangat penting, dan saat ini figur kader terbaik partai maju sebagai calon Wakil Walikota, maka sudah waktunya PPP meraih kemenangan di Pilwalkot Bogor. 

"Ini momentum bagi PPP, karena ada kader terbaik yang maju menjadi calon Wakil Walikota dan calon Gubernur Jabar. Selama ini disetiap agenda Pilkada, PPP hanya di pinjamkan atau pelengkap bagi parpol lain dalam mengusung calon, tetapi saat ini PPP diperebutkan oleh parpol lain. Kader terbaik PPP maju diantaranya, Zaenul Mutaqin di Pilwalkot Bogor dan Uu Ruzhanul Ulum di Pilgub Jabar. Kita harus memenangkan kedua Pilkada ini," jelasnya. 

Zaenul juga mengungkapkan bahwa hal itu bukan mengada ngada atau berlebihan, tetapi real dan nyata bahwa PPP saat ini menjadi kiblat dan arah penentu koalisi, baik di Pilwalkot maupun Pilgub Jabar. Kenapa hal itu bisa terjadi, kembali kepada faktor figur.

"Ini bukan menyombongkan diri, tetapi berkat komunikasi kader kader terbaik PPP di DPC dengan parpol lain di Kota Bogor dan pergerakan luar biasa internal partai, sehingga PPP menjadi partai penentu dalam koalisi. Pasangan RZ diusung oleh partai besar dan berpengaruh di Kota Bogor yaitu PPP, PKS dan Gerindra. Mari kita raih kemenangan Pilwalkot nanti," ajaknya. 

Untuk meraih kemenangan, ZM juga terus bergerak dengan menyiapkan kekuatan diluar mesin PPP. ZM telah membentuk relawan relawan yang sama sama berjuang memenangkan Pilwalkot. Pembentukan relawan relawan itupun tegas Zaenul, bukan berarti dirinya tidak percaya kepada mesin partai, namun relawan relawan dibentuk untuk mengisi kekurangan atau kekosongan dari partai. 

"Kita tidak bisa hanya mengandalkan satu kendaraan saja. Ibarat kendaraan bermesin tunggal dan ganda, kendaraan itu tidak bisa terbang karena tunggal, agar kendaraan bisa terbang maka mesinnya harus ganda. Jadi untuk Pilkada Kota Bogor, harus ada mesin ganda untuk memenangkannya," ujarnya. 

Sementara, Wakil Sekretaris DPW PPP Jabar bidang hukum kordinator wilayah Bogor, Usep Supratman usai membuka Rakorcab DPC PPP Kota Bogor di RM Sekarwangi, Kelurahan Bubulak, Kecamatan Bogor Barat mengatakan, mesin partai dari DPC, PAC, Ranting dam Anak Ranting harus segera bergerak dan memenangkan agenda Pilkada. Target nasional PPP menjadi tiga besar dan di Jabar harus nomor satu serta di Kota Bogor harus menang. 

"Hasil survey internal saat ini bahwa pasangan RZ untuk Pilwalkot Bogor maupun pasangan Rindu untuk Jawa Barat masih unggul dan masih terdepan. Semua harus bekerja dan memenangkan Pilkada. Dengan raker ini, intinya menyatukan visi misi strategi antara pimpinan dengan para fungsionaris di tingkat bawah. Mari kita sama sama raih kemenangan Pilwalkot Bogor dan Pilgub Jabar," ucapnya. 

Wakil Sekjen DPP, Andi Surya Wijaya menuturkan, dengan Rakorcab meneguhkan bahwa ideologi partai harus bangkit dengan memenangkan pertarungan Pilkada.  "Kita harus memenangkan bersama sama dengan cara apapun dan semua pengurus serta kader harus totalitas berjuang. Militansi yang kuat dalam berjuang akan meraih kemenangan. Bogor Kahiji, Jabar Juara, pasangan RZ di Pilwalkot harus menang dam Rindu untuk Jabar juga harus juara," pungkasnya. (*/erick) 


Diberdayakan oleh Blogger.