header_ads

Linguaphone.id

Mengenal Sosok AKBP Rantau Isnur Eka

Ini Jiwa Sosial Rantau Isnur Eka

BERITA BOGOR | www.beritabogor.com - Banyak yang belum mengenal sosok AKBP Rantau Isnur Eka yang belum lama ini menjabat sebagai Wakapolresta Bogor Kota. Sejak bertugas di Polresta Bogor Kota, diam-diam, orang nomor dua di jajaran Kepolisian Polresta Bogor Kota ini memiliki jiwa sosial yang cukup tinggi.

Bahkan, belum lama ini, viral sebuah video dan foto di media sosial tentang aksi Rantau yang seorang diri menolong supir angkot yang sedang kesulitan mendorong angkotnya yang tengah mogok di jalan Sempur. Aksi itupun dilakukan Rantau tanpa rasa malu dan sungkan walau sedang mengenakan seragam kepolisian. Tak hanya itu, di lain tempat, pernah juga Rantau kedapatan sedang membantu pengguna jalan di Jalan Otto Iskandar Dinata yang kesulitan mengganti ban mobil.

Terkait aksinya itu, Rantau menuturkan, dirinya senang melakukan kegiatan silaturahmi dengan bertemu banyak orang. “Prinsip hidup saya, apalah arti pangkat dan jabatan. Saya ingin orang lain melihat saya sebagai pribadi saya sendiri, bukan sebagai Wakapolresta Bogor Kota. Apalah arti pangkat dan jabatan di dunia ini tanpa memperbanyak silaturahim dengan sesama. Semua itu tidak berarti apa-apa dihadapan-Nya. Dengan melakukan kebaikan dan memperbanyak silaturahmi akan membawa kita kejalan yang lebih berguna dan bermanfaat,” kata Rantau saat ditemui di ruang kerjanya belum lama ini.

Ia melanjutkan, dirinya suka berjalan sendiri ke sejumlah pasar tanpa menggunakan atribut kepolisian. Dirinya pun terkadang suka kepo dengan ikut berkumpul bersama warga. Tujuannya, ingin mendengarkan aspirasi dan keluhan-keluhan mereka. Dari situlah dirinya mendapat banyak masukan dengan mengetahui banyak permasalahan yang dialami dan dikeluhkan oleh masyarakat.

“Saya orangnya nggak suka yang formal-formal. Saya terlahir dari keluarga kelas bawah dan dibesarkan di lingkungan pasar. Rumah saya saja di dekat empang di wilayah Grogol Jakarta Barat. Saya bahkan pernah berjualan koran dan berjualan empek-empek ke pasar. Makanya saya tidak alergi untuk berbaur bersama mereka. Karena saya terlahir dari situ. Artinya saya lebih bebas berekspresi ketika turun ke masyarakat bawah dan ini menjadikan kepuasan pribadi bagi saya,” ungkapnya.

Mengenai video aksinya yang menjadi viral, Rantau mengatakan, dirinya juga tidak mengerti video tersebut tersebar di sosmed dan menjadi viral. “Alhamdulillah, Allah memberikan kepekaan rasa kepada saya untuk membantu sesama. Mudah-mudahan Allah menjadikan ini pahala dan tidak menjadikan saya riya. Semua saya lakukan secara spontan untuk membantu mereka. Intinya, apa yang saya lakukan ini bisa bermanfaat bagi orang banyak,” pungkasnya. (*/erick)


Diberdayakan oleh Blogger.