header_ads

FK3I Jabar Desak Pemkot Bogor Terkait Penebangan Pohon


Siaran Pers 
Forum Komunikasi Kader Konservasi Indonesia 
FK3I Jawa Barat 

Mendesak Pemerintah Kota Bogor 
Tempuh Upaya Hukum 
Dalam Kasus Penebangan Pohon 
Oleh Pengembang Pembangunan Transmart 


Penebangan sekitar 18 Pohon di Jalan KH.Abdullah Bin Nuh oleh pihak Pengembang dalam Pembangunan TransMart Yasmin Kota Bogor telah membuktikan bahwa Kegiatan Pembangunan Tersebut telah merusak Fungsi Ekologis sebelumnya. 

Kami Menilai seharusnya pihak Pengembang memperhatikan Kondisi eksisting sebelum pebangunan.Jangan semena mena setelah mendapat ijin pembangunan dengan mudah merubah fungsi ekologis di sekitarnya. 

Pengajuan dan Penebangan pohon yang diajukan harus berdasar, Jangan hanya karena menghalangi pemandangan bangunan atau alasan lainnya dijadikan alasan untuk menebang pohon. Sebab, dibutuhkan waktu lama dan memerlukan penanganan khusus hingga pohon dapat hidup. Jangan karena Pembangunan menghalalkan segala cara untuk kepentingan pembangunan, apalagi terhadap pohon. 

Untuk itu kami meminta kejadian ini pihak Pemkot Bogor mengambil tindakan tegas.bila perlu diberi sangsi sesuai perda yang ada.efek jera terhadap Pembangunan yang tidak mementigkan kaidah lingkungan perlu diberi sangsi agar menjadi efek jera,juga bukan hanya terhadap pengembang.

Jika terdapat oknum atau institusi yang memberi ijin dan mempermudah harusnya dipecat dari Pegawai negeri Sipil. Jangan tergiur oleh janji pengusaha yang akan memberi ribuan bahkan ratusan pohon pengganti.nilai ini tidak mendidik akan tetapi lebih kepada sogokan secara halus.

Ketua BP FK3I Jawa Barat

Dedi Kurniawan
Diberdayakan oleh Blogger.