header_ads

Linguaphone.id

Pembangunan Kebun Buah Tanpa Musim

Seameo Biotrop dari Kemendikbud

BERITA BOGOR | www.beritabogor.com - Memasuki usianya yang ke 50, Seameo Biotrop yang bekerjasama dengan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia (Kemendikbud) resmi meluncurkan program 'Pembangunan Kebun Buah Tanpa Musim' untuk revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Indonesia, Senin (26/02/2018).

Menurut Sekretaris Jenderal Kemendikbud, Dr. Didik Suhardi, selain dapat menjadikan SMK lebih asri dan indah, program tersebut diharapkan mampu meningkatkan status gizi dan meningkatkan produktivitas serta kewirausahaan sekolah.

"Program ini akan dimulai di empat SMK di Indonesia yaitu, SMKN Unggul Negeri 2 Banyuasin, Pangkalan Balai, SMKN 1 Tapin Selatan, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan, SMKN 4 Bogor dan SMK Lampung," ujar Didik.

Upaya itu, lanjut Didik, sebagai dukungan terhadap Seameo Biotrop dari Kemendikbud untuk menjadi jembatan dalam melakukan transfer ilmu dan teknologi berbasis biologi sesuai dengan kompetensi Seameo Biotrop dari perguruan tinggi dan lembaga penelitian ke sekolah-sekolah, khususnya SMK, dengan langkah awal yakni pembangunan kebun buah tanpa musim tersebut.

"Saya harap melalui kegiatan ini, Seameo Biotrop dapat berperan aktif dalam pembangunan pengetahuan dan teknologi yang akan membuat lulusan SMK kita menjadi wirausahawan dan pekerja menengah dan andal untuk bersama-sama membangun ekonomi Indonesia," harapnya.

Sementara, menurut Dr. Irdika Mansyur, Direktur Seameo Biotrop, tahun ini Seameo Biotrop memasuki program pembangunan lima tahunan yang ke 10, dengan tetap fokus pada biologi tropika, memformulasikan program ke dalam tiga thrust, yaitu pengelolaan ekosistem terdegradasi (tambang), ekosistem budidaya dan ekosistem unik (kawasan konservasi) dengan melalui penelitian, pelatihan dan publikasi.

"Yang membedakan dengan program-program pengembangan sebelumnya yakni program pembangunan lima tahunan ke 10 ini Seameo Biotrop dapat mentransfer ilmu pengetahuan dan teknologi ke sekolah-sekolah," jelas Irdika.

Pada kesempatan ini, pihak Seameo Biotrop juga melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan beberapa institusi dan perusahaan yaitu Universitas Gunadarma, Politeknik Pertanian Pangkajene Kepulauan, PT Garudafood Putra Putri Jaya dan Masyarakat Ahli Penginderaan Jauh Indonesia (Mapin). (adv)
Diberdayakan oleh Blogger.