header_ads

Kawasan Puncak Bogor Akan Ditata

Gelar Rapat Bahas Penataan Kawasan Puncak Bogor 

BERITA BOGOR | www.beritabogor.com - Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) Bogor dan Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (Kemen-PUPR),mengadakan rapat terkait kawasan puncak Bogor, yang turut hadiri Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Arie S. Moerwanto dan Bupati Bogor,Hj. Nurhayanti bertempat di ruang rapat Pendopo Bupati Bogor, Cibinong, pada Jumat (9/2/2018).

Ditemui selepas rapat Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Arie S. Moerwanto mengatakan program pertama yakni menstabilkan lereng-lereng yang ada disana, kemudian karena banyaknya PKL dan lainnya yang tinggal di tempat rawan bencana untuk ditangani sehingga Pemerintah tidak membiarkan orang yang tinggal di tempat rawan bencana, karena program 10 hari pertama Pemerintah akan menstabilkan lereng-lereng disana sehingga mobil yang lewat bisa aman.

"Kita akan menata secara keseluruhan dan momentum ini untuk menyatukan semuanya, jadi kami punya program penataan jalan dan Bupati Bogor mempunyai program rest area,maka akan disatukan. jadi kita menata lebih baik dan aman jadi bukannya mengusur namun menyatukan program Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah sehingga akan lebih bagus di kawasan puncak," katanya.

Ia juga meminta kepada Bupati Bogor jangan hanya menata atasnya namun dibawahnya juga sehingga bila lalu lintas macet, kendaraan tidak menunggu di pinggir jalan namun di tempat parkir, jadi nantinya ada bis yang hanya melintas, bila lalu lintasnya mencair kendaraan lain pun bisa melintas.

Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Arie S. Moerwanto juga mengatakan pembangunan turab untuk pengamanan tanah, itu pun di integrasikan dengan pelebaran jalan kawasan puncak, jadi di data dulu mana saja daerah yang rawan dan sekarang Kemen-PUPR membangun bendungan besar Sukamahi dan Ciawi dan juga embung-embung.

Sementara,Bupati Bogor, Hj. Nurhayanti berjanji untuk bersama dengan Pemerintah Pusat menata puncak lebih baik dan mengembalikan puncak agar kembali sepertinya fungsinya masing-masing. "Maka pekerjaan rumah 10 hari kedepan adalah program percepatan dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Bogor mendukung," tandasnya. (red)

Diberdayakan oleh Blogger.