Header Ads

Bima Arya Sugiarto dan Dedie A Rachim

Bima Arya Sugiarto – Dedie A Rachim
BERITA BOGOR | www.beritabogor.com - Dalam surat nomor 21/PL.03.3-KPT/3271/KPU-KOTA/II/2018 tentang penetapan nomor urut oleh KPU Kota Bogor, pasangan Bima Arya Sugiarto – Dedie A Rachim mendapatkan nomor 3 (tiga).

Bima mengaku bersyukur karena mendapatkan nomor urut tiga dan akan diperkenalkan dalam kampanye sehingga diingat warga Kota Bogor.

Menurut Bima Arya, angka berapapun sama baiknya, karena pada dasarnya Pilkada ini merupakan ajang adu gagasan. Menang atau kalah, kata dia, bukan tergantung pada nomor urut, melainkan kerja-kerja tim di lapangan dalam mengawal pemenangan kandidat.

“Nomor apa saja saya anggap baik. Kalau ditanya filosofinya pasti setiap nomor masing-masing memiliki makna tersendiri. Termasuk angka tiga juga memiliki filosofi yang sangat positif,” ungkap Bima di sela penetapan nomor urut paslon di SKI, Katulampa Bogor, Selasa (13/02/2018).

Lebih lanjut Bima menjelaskan, angka tiga memiliki filosofi sebagai simbol pemersatu. “Dalam Pancasila, sila ketiga adalah Persatuan Indonesia yang memiliki maksud mengutamakan persatuan atau kerukunan bagi seluruh warga yang mempunyai perbedaan agama, suku, bahasa, dan budaya. Sehingga tetap satu atau disebut dengan Bhineka Tunggal Ika,” beber Bima.


Selain itu, angka tiga juga memiliki filosofi sebagi angka tengah. “Bisa juga dimaknai sebagai penengah, perekat sebagai simbol persahabatan. Pilkada ini bukan sekedar mencari lawan atau musuh-musuhan karena pada dasarnya mimpi kita sama untuk membangun Kota Bogor,” jelasnya. (erick)



Diberdayakan oleh Blogger.