header_ads

Linguaphone.id

Pemilihan Presidium Nasional KMNU

Menggemakan Sholawat

BERITA BOGOR | www.beritabogor.com – Tabuhan Hadrah KMNU Nasional menyelimuti hati pra pemilihan Presidium Nasional (Presnas) baru pada Musyawarah Nasional (Munas) Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama (KMNU) ke-4 di Bogor. 

 Lantunan sholawat yang diiringi oleh tabuhan hadrah mengalun pada Musyawarah Nasional KMNU ke-4. Sekitar 300 orang delegasi beserta santri Pondok Pesantren Al-Um Pagentongan ikut antusias dalam melantunkan sholawat kepada Nabi Muhammad SAW. Hadrah merupakan salah satu tradisi NU yang harus dilestarikan. 

Tak hanya itu, menggemakan hadrah selalu teriringuntuk menyejukkan hati dan pikiran. Sekertaris 1 Musyawarah Nasional KMNU ke-4, Nurul Hidayah berkata “Sebagai penerus bangsa sudah sepatutnya kita ikut melestarikan tradisi Aswaja dengan cara seni dakwah, salah satunya yaitu dengan hadrah, sehingga kita menyejukkan hati dapat selalu mengingatnya.” Ujarnya.

 Wajah Baru Presideum KMNU Nasional

Musyawarah Nasional yang berlangsung pada 19-21 Januari 2018 yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Al-Um Pagentongan, Bogor berlangsung dengan  lancar. Setelah melewati penyaringan dan diskusi pada musyawarah, muncullah lima nama Presidium Nasional KMNU Nasional yang dipilih oleh seluruh peserta Musyawarah Nasional KMNU ke-4. 

Sejumlah 33 calon presnas yang diusulkan oleh peserta Munas diverifikasi kembali, hingga terjaring 14 calon yang akan dimusyawarahkan kembali oleh seluruh peserta yang dipimpin oleh Presidium Sidang terpilih, yaitu dari KMNU IPB, KMNU ITB, KMNU Udayana, KMNU UNY, IMAN STAN, KMNU UIN Suka, KMNU UII, dan KMNU UGM.

Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO) KMNU Nasional pun turut memberikan penilaian dari semua calon presnas terpilih dalam forum musyawarah. Tak hanya itu, peserta musyawarah juga ikut memberikan penilaian penuh dalam pengerucutan calon presnas dari 14 calon menjadi 5 calon presnas. 

Setelah melewati diskusi panjang, akhirnya terpilihlah lima nama Presidium Nasional masa khidmat 2018-2019, yaitu Arif Abdurrahim (KMNU ITB) sebagai Presidium Nasional 1, Alis Mukhlis (KMNU UIN SUKA) sebagai Presidium Nasional 2, Teguh Darmawanto (IMAN STAN) sebagai Presidium Nasional 3, Karimatul Shofia Irsyad (KMNU IPB) sebagai Presidium Nasional 4, dan Muhammad Pengkuh Wedhono Jati (KMNU UII) sebagai Presidium Nasional 5. (dwi wirastuti)
Diberdayakan oleh Blogger.