header_ads

Linguaphone.id

Restoran Tanpa Ijin Disegel

Bima Arya segel restoran tak berijin  

BERITA BOGOR | www.beritabogor.com - Akibat tidak mengantongi izin, bangunan dua lantai milik restoran cepat saji (Burger King) yang ada di Jalan Lodaya I, Kelurahan Babakan, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, disegel Satpol PP Kota Bogor, Rabu (20/12/2017).

Penyegelan yang dilakukan Satpol PP itu berdasarkan perintah langsung dari Wali Kota Bogor, Bima Arya, lantaran pihak restoran tersebut tidak mengindahkan teguran peringatan yang sudah dilakukan sebanyak tiga kali.

"Pada Sabtu lalu saya lewat sini, saya  kaget ketika papan nama Burger King sudah terpasang. Seingat saya belum ada informasi terkait bangunan Burger King disini termasuk pengajuan pembangunannya," kata Bima Arya saat sidak ke lokasi, Rabu (20/12/2017).

Bima juga mengatakan, tahapan perizinan itu seharusnya lebih dulu ditanyakan oleh pihak pengusaha kepada warga dan juga Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bogor.

"Ini termasuk nakal, karena semua sudah ada tahapannya. Ini menjadi catatan kami, saya minta bagian hukum dan DPMPTSP untuk dipelajari semua,” katanya.

Sementara itu, Kepala Disperumkim Kota Bogor, Boris Darerusman, menuturkan, terkait perizinannya pihaknya mempersilahkan untuk menanyakan kepada DPMPTSP Kota Bogor. Pihaknya mengaku sudah melimpahkan surat teguran ke Satpol PP sejak bulan Oktober lalu.

"Karena polisional ada di Satpol PP dan hari ini sudah disegel Satpol PP. Tugas saya hanya menegur dan melimpahkan ke Satpol PP, tegurannya tanggal 19 Oktober dan dilimpahkan ke Satpol PP 25 Oktober,” sebutnya.

Dilokasi penyegelan, Kepala Satpol PP Kota Bogor, Herry Karnadi menambahkan, setelah adanya limpahan dari Disperumkim, sebelumnya Satpol PP sudah memanggil pihak pengelola dan meminta agar aktivitas pembangunan dihentikan karena belum memiliki IMB perubahan berdasarkan Perda Nomor 6 tahun 2015 yang mengatur apa yang disebut dengan IMB Bersyarat bagi bangunan tambahan dari bangunan utama.

"Mereka hanya memiliki IMB yang lama yaitu izin toko Factory Outlet dan bangunannya pun tidak bertingkat. Untuk IMB Factory Outlet sudah ada dari tahun 2004 sampai 2017, namun pihak Burger King malah melakukan renovasi. Ini baru sampai pemberkasan di wilayah dan belum sampai proses perizinan, ini jelas melanggar,” tegasnya. (erick)

Diberdayakan oleh Blogger.