Header Ads

Rel Ganda KA Bogor Sukabumi Resmi Dibangun

Jokowi Resmikan Pembangunan 
Rel Ganda KA Bogor Sukabumi

BERITA BOGOR | www.beritabogor.com - Jalur rel ganda kereta api lintas Bogor-Sukabumi resmi dibangun. Groundbreaking pembangunan jalur rel ganda sepanjang total 57 kilometer mulai dari Cigombong Bogor hingga Cicurug Sukabumi ini. 

Pembangunan itu diresmikan oleh Presiden RI Joko Widodo didampingi oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, kemarin.

Pembangunan jalur KA ganda ini didorong oleh kondisi jalan raya yang menghubungkan Sukabumi-Bogor-Jakarta yang sudah jenuh. Dibutuhkan waktu 6 jam untuk menempuh jarak kurang lebih 112 km dari Jakarta hingga Sukabumi begitupun sebaliknya, dari waktu tempuh yang seharusnya hanya 4 jam. 

Hal ini dialami sendiri oleh Presiden Jokowi sebelum menjabat sebagai presiden yang pernah menggunakan kendaraan roda empat dari Bogor ke Sukabumi dengan memakan waktu sampai 6 jam. "Saya pernah mencoba naik mobil dari Bogor ke Sukabumi tanpa pengawalan sebelum jadi Presiden memakan waktu 6 jam padahal jaraknya hanya 60 km, macet dimana-mana harusnya paling lama 2 jam," ujar Jokowi.

Jokowi meminta agar hal tersebut tidak terjadi lagi. Oleh sebab itu pemerintah menargetkan tahap pertama pembangunan jalur ganda KA pada segmen Bogor - Paledang - Cicurug sepanjang 26,7 km selesai pada tahun 2019. 

Sedangkan pada segmen Cicurug - Sukabumi sepanjang 30,5 km pekerjaan konstruksi ditargerkan selesai di tahun 2020. "Saya saja sudah engga kuat apalagi masyarakat. Saya sudah perintahkan agar jalur ganda ini segera dimulai dan hari ini kita mulai pengerjaannya kita harapkan selesai 2020 rampung seluruhnya," terangnya.

Jalur ganda KA yang menelan biaya APBN sebesar Rp 2,45 Triliun ini nantinya akan mampu mengangkut penumpang sebanyak 11 ribu orang perhari dari sebelumnya yang hanya 3 ribu orang di jalur tunggal.

Dalam pembangunannya Presiden Jokowi meminta agar menggunakan pola padat karya, yaitu memperbanyak sumber daya manusia dan mengurangi alat berat yang tidak dibutuhkan. Jokowi sendiri akan meninjau progres pembangunnya setiap 6 bulan sampai 1 tahun sekali. 

"Saya tadi sudah perintahkan Pak Menteri agar pengerjaan jalur ganda ini pakai pola padat karya jangan memakai alat-alat berat terlalu banyak sehingga akan banyak orang yang akan bekerja di dalam proyek ini. Akan saya cek nanti 6 bulan atau setahun kedepan progresnya seperti apa," kata Jokowi.

Pada lintas Jakarta - Bogor - Sukabumi sudah terhubung dengan moda transportasi KA. Untuk lintas Jakarta - Bogor sepanjang 55 Km sudah berjalur ganda dan sudah terelektrifikasi. Sedangkan lintas Bogor - Sukabumi sepanjang 57 km ini masih jalur tunggal. "Saat ini dengan menggunakan KA lama waktu perjalanan ditempuh selama 3,5 jam, sekarang dapat berkurang apabila jalur ganda ini sudah dibangun," kata Menhub Budi Karya Sumadi.

Selain itu kata Menhub, wilayah Jabar bagian selatan khususnya Bogor dan Sukabumi memiliki banyak potensi ekonomi seperti pariwisata, perdagangan, industri, properti dan pangan. "Potensi ini diharapkan jadi lebih maksimal apabila jalur KA ganda telah beroperasi, ini untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi kawasan," lanjut Budi.

Ia berharap selain penumpang umum, pelaku industri dan perdagangan pun mau beralih untuk pengangkutan barang dari moda transportasi berbasis jalan raya menjadi menggunakan moda transportasi berbasis rel. (humas)
Diberdayakan oleh Blogger.