header_ads

Linguaphone.id

Operasi Lilin Lodaya 2017

Kerahkan 1.500 Personil Gabungan 

BERITA BOGOR | www.beritabogor.com - Sebanyak 1.500 personil dari jajaran kepolisian, TNI, hingga dinas terkait dikerahkan pada Operasi Lilin Lodaya 2017 yang akan dimulai Sabtu (23/12/2017) hingga Senin (01/01/2018) mendatang. 

Seluruh personil akan ditempatkan di delapan titik Pospam dan satu Pos Terpadu se-Kota Bogor dalam rangka perayaan natal dan pergantian tahun baru juga bertepatan dengan libur sekolah. “Apel gelar pasukan Ops Lilin Lodaya 2017 hari ini untuk melihat kesiapan pasukan personil dari Polri, TNI dan dinas terkait,” ujar Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya seusai apel di Mako Polresta Bogor Kota, Kedung Halang, Jumat (22/12/2017).

Menurutnya, Operasi Lilin Lodaya 2017 ini bertujuan untuk mengantisipasi serangan teroris, kemacetan lalu lintas, bencana alam, ketersediaan bahan pokok, dan potensi konflik. Saat menjelang Natal, pihaknya meminta personil untuk siaga mulai dari perencanaan strerilisasi, pelaksanaan Natal hingga selesai. “Kami juga akan petakan seluruh kerawanan di Kota Bogor untuk meningkatkan kewaspadaan aksi teror di pusat keramaian sesuai dengan intruksi Kapolri,” imbuhnya.

Operasi Lilin Lodaya 2017 juga mengantisipasi jalur lalu lintas mulai dari jalur tol, jalur kota maupun jalur ke arah puncak mengingat saat ini sedang  musim hujan. Polresta Bogor Kota akan membantu dan membackup arah puncak agar tidak terjadi kemacetan. “Mungkin akan ada rekayasa lalu lintas sampai diberlakukannya contra flow terutama di ring satu jalur Sistem Satu Arah (SSA), jangan sampai kegiatan masyarakat mengganggu jalur yang dilalui presiden pergi dan pulang,” jelasnya.

Dirinya menegaskan, di jalur SSA akan disterilkan dari kegiatan-kegiatan baik perayaan Natal ataupun tahun baru. Jika ada kegiatan masyarakat di sekitar SSA maka akan dialihkan di luar SSA. Termasuk jika ada kegiatan di Taman Sempur akan dikaji, diteliti berkoordinasi dengan Dandim 0606 Kota Bogor dan Dandenpom III/1 Bogor apakah kegiatan tersebut bisa digelar atau tidak. “Kalau jumlah massanya sedikit tidak masalah, tetapi kalau melibatkan massa yang banyak harus dikaji dulu. Sebab jalur SSA harus streil terkait keamanan, jalur dan ketepatan waktu presiden,” tegasnya.

Sementara itu, Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan, persedian bahan pangan sejauh ini masih lancar. Meski begitu ia akan terus mengantisipasi persedian bahan pahan mengingat curah hujan di Desember cukup ekstrim yang biasanya membuat jalur distribusi terhambat, stok langka sementara permintaan naik. Hal lain yang juga ia tegaskan agar seluruh jajaran aparat untuk mematuhi jadwal piket. (chris)

Diberdayakan oleh Blogger.