header_ads

Linguaphone.id

Mahmoud Abbas Bicara Kedaulatan Palestina

Presiden Mahmoud Abbas 

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Presiden Mahmoud Abbas mengatakan bahwa keputusan tersebut berarti Amerika Serikat 'mencabut perannya sebagai mediator perdamaian' setelah selama satu dasawarsa mensponsori proses perdamaian Israel-Palestina. 

"Langkah-langkah yang menyedihkan dan tidak dapat diterima ini merupakan hal yang secara sengaja melemahkan semua upaya perdamaian," katanya dalam pidato televisi yang telah direkam sebelumnya.

Dia menegaskan bahwa Yerusalem adalah 'ibu kota abadi negara Palestina.' 

Ismail Haniyeh, pemimpin Hamas, kelompok Palestina yang menguasai Jalur Gaza, mengatakan, "Rakyat Palestina kami di mana pun tidak akan membiarkan persekongkolan ini berlalu, dan pilihan mereka terbuka untuk membela tanah dan tempat-tempat suci mereka." 

Seorang juru bicara kelompok tersebut mengatakan bahwa keputusan tersebut akan "membuka gerbang neraka bagi kepentingan AS di wilayah ini". (foto Antara)

sumber:
http:// www. bbc. com/ indonesia/dunia-42261446
Diberdayakan oleh Blogger.