header_ads

Linguaphone.id

Jangan Pilih Cabup Perusak Lingkungan Hidup

Alam Lestari Junjung Tradisi 

BERITA BOGOR | www.beritabogor.com - Pelaksanaan tahapan kampanye Pilkada Serentak belum dimulai secara resmi, namun disetiap sudut perkotaan dan pelosok pedesaan sudah bertebar alat peraga kampanye yang dipaku dan ditempel di pepohonan merusak lingkungan hidup.

Perusak pohon perlu diberikan efek jera demi kelestarian lingkungan hidup di wilayah Bumi Tegar Beriman. Kedepannya, Pemerintah Kabupaten Bogor sangat perlu merealisasikan peraturan daerah (perda) khusus mengenai perlindungan pepohonan dan lingkungan hidup. Hal ini ditegaskan Kandidat Legislatif Kabupaten Bogor, Sabilillah, Kamis (14/12/2017)

"Pohon adalah makhluk hidup, mereka bertasbih kepada ALLAH dan memberikan manfaat bagi kehidupan manusia, 'Alam Lestari Junjung Tradisi'. Ini harus ditanam dibenak orang-orang yang sedang tinggi libido mengusung jagoannya dalam merebut kursi F1. Apabila merusak lingkungan hidup, ya jangan pilih calon bupati itu" tegasnya.

Dirinya mengatakan perusak pohon perlu diberikan efek jera demi kelestarian lingkungan hidup di wilayah Bumi Tegar Beriman. Untuk saat ini, lanjutnya, Pemerintah Kabupaten Bogor dianggap sangat perlu secara tegas tanpa tebang pilih harus menegakkan Perda ketertiban umum telah jelas mengatur tentang pencemaran dan pengrusakan lingkungan hidup.

Terpisah, aktifis muda Puncak Bogor, Salim Chakiel mengatakan prilaku timses bacalon yang menjadikan pohon sebagai media kampanye adalah 'Prilaku Bodoh' dan tidak bermoral. "Karena edukasi politik yang dicontohkan adalah edukasi kotor yang tidak patut ditiru. Ini preseden buruk bagi generasi dan calon pemimpin Kabupaten Bogor kedepan," katanya.

Selain merusak alam juga membuat estetika keindahan menjadi berkurang. "Kita juga mempertanyakan kinerja KPUD, Panwaslu, Panwascam, Satpol PP, Kadis DLH dan pihak terkait. Kenapa harus menunggu instruksi pimpinan, tidak berinisiatif untuk membenahi," ujarnya. (red) 



ALAM LESTARI JUNJUNG TRADISI 

Diberdayakan oleh Blogger.