header_ads

Lebaran.id

FK3I Ajak Wisatawan Tidak Merusak Alam

PERS RILLIS
KEGIATAN PERINGATAN MENJELANG TAHUN BARU 2018
DAPAT AKIBATKAN KERUSAKAN FUNGSI KAWASAN KONSERVASI

Peringatan Menjelang Tahun Baru 2018 yang menjadi tradisi perayaan Cheremony sering dilakukan dan dilaksanakan di kawasan-kawasan konservasi Wisata Alam. Hal tersebut menjadi kekhawatiran akan semakin rusaknya fungsi Kawasan Konservasi Alam sebagai Area Wisata Terbatas dan Fungsi Pendidikan dan Penyangga Kehidupan.

Masyarakat saat ini belum mempunyai kesadaran berprilaku pada saat melaksanakan kegiatan di Taman Wisata Alam, Ditambah Pihak Pegelola atau Pemegang IPPA KLHK dan Upt. Pembantu di Wilayah tidak melakukan pengawasan dan monitoring yang jelas.

Bersama ini kami menghimbau kepada Seluruh Masyarakat, Pihak Pengelola dan Pemerintah Setempat agar dapat memahami point larangan dan keharusan apa saja berprilaku di kawasan konservasi.

Beberapa hal kami sampaikan antara lain: 
  1. Tidak Membuang Sampah Dimana saja, Lebih baik bawa kembali ke rumah asal. Karena dari pantauan dilokasi masih terdapat minimnya Tempat Sementara Pembuangan Sampah di Kawasan Wisata Alam;  
  2. Tidak mengunjungi kawasan Wisata Alam yang bermasalah seperti Permandian Air Panas dan khususnya di kawasan yang dikelola PT.BWL (Bina Wana Lestari) yang sampai saat ini belum jelas mempunyai tingkat keamanan, perijinan, kerjasama dengan pihak asuransi dan SDM Pengelola yang paham pengelolaan wisata alam; 
  3. Tidak menyalakan Kembang Api dan bunyi-bunyian karena dapat mengganggu habitat alam yang ada; 
  4. Tidak Membayar Tiket tanpa disertai Tiket lainnya yaitu Tiket PNBP yang selalu dimanfaatkan Pihak pengelola dan BBKSDA Jawa Barat untuk Kepentingan Pribadi.

Demikian Semoga Peringatan Menjelang Tahun Baru tidak menambah Kerusakan Lingkungan dan Kawasan Konservasi.


Ketua BP FK3I JABAR 
tertanda
DediKurniawan


rilis


Diberdayakan oleh Blogger.