header_ads

Lebaran.id

Dunia Muslim Kecam Donald Trump

Donald Trump Dituding Provokator 

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Di Turki, Menteri Luar Negeri Mevlut Cavusoglu mengatakan, keputusan tersebut "tidak bertanggung jawab". Dalam cuitannya di Twitter ia menulis bahwa "keputusan tersebut bertentangan dengan hukum internasional dan resolusi-resolusi PBB terkait."

Raja Salman mengatakan kepada Trump melalui telepon sebelum sikap AS itu diumumkan, bahwa pemindahan kedutaan atau pengakuan Yerusalem sebagai ibukota Israel "akan merupakan provokasi mencolok terhadap umat Islam di seluruh dunia".

Liga Arab menyebutnya "tindakan berbahaya yang akan menimbulkan dampak" di seluruh wilayah. Mereka juga mempertanyakan peran AS di masa depan sebagai "mediator terpercaya" dalam perundingan damai.

Iran mengatakan keputusan tersebut menimbulkan risiko munculnya gelombang "intifadah baru." Kementerian luar negerinya mengatakan bahwa AS melanggar resolusi internasional. 

Raja Yordania, Abdullah, menyerukan dirumuskannya upaya bersama untuk "mengatasi konsekuensi keputusan ini," dan seorang juru bicara pemerintah mengatakan bahwa Trump telah melanggar hukum internasional dan piagam PBB. 

Menteri luar negeri Qatar mengatakan bahwa tindakan tersebut merupakan "hukuman mati bagi semua orang yang mencari perdamaian". 

sumber:
http:// www. bbc. com/ indonesia/dunia-42261446
Diberdayakan oleh Blogger.