header_ads

Linguaphone.id

Benjamin Netanyahu Bicara Donald Trump Adil

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu 

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa pengumuman Presiden itu Trump adalah sebuah 'monumen bersejarah. 'Dia menyebut hal itu merupakan keputusan yang 'berani dan adil.' 

Disebutkannya, pidato tersebut merupakan "langkah penting menuju perdamaian, karena tidak akan ada perdamaian yang tidak mencakup Yerusalem sebagai ibu kota Negara Israel". Dia mengatakan bahwa kota tersebut telah "menjadi ibu kota Israel selama hampir 70 tahun".

Menteri Pendidikan Naftali Bennett juga memuji keputusan tersebut, dengan mengatakan, "Amerika Serikat telah menambahkan batu bata lain ke dinding Yerusalem, ke dasar negara Yahudi," dan mendesak negara-negara lain untuk mengikuti jejak Trump. (foto Indonesia Underground)

sumber:
http:// www. bbc. com/ indonesia/dunia-42261446
Diberdayakan oleh Blogger.