Header Ads

Kinerja Dinas Perindustrian Dan Perdagangan Kabupaten Bogor 2017

Publikasi Kinerja 

Dinas Perindustrian Dan Perdagangan 
Kabupaten Bogor 
Tahun 2017


KEGIATAN ACHIEVEMENT MOTIVATION TRAINING (AMT) 
PRODUK ANEKA TAHUN 2017 

Peserta yang mengikuti Kegiatan Pelatihan AMT (Achievement Motivation Training) Produk Aneka berjumlah 40 Orang berasal dari Kecamatan Babakan Madang dan Citeureup. 

Maksud dan tujuan dilaksanakannya kegiatan yaitu melatih pengusaha industri kecil menengah untuk mengenal lebih jauh tentang motif dan motivasi, membangun pengusaha yang mandiri, meningkatkan kualitas dan memperluas daerah pemasaran dan meningkatkan kemampuan dan keterampilan pengusaha. 

Narasumber berasal dari Universitas Islam 45 Bekasi yaitu Bapak Dr. M. Harus Alrasyid, MSi dan Ir. Ridwan Lutfiadi, MT. Pengantar pelatihan dan penjelasan pelatihan dilakukan oleh narasumber sebelum materi dimulai, jadi dibuat kesepakatan antara narasumber dan peserta, mulai jam istirahat, acara sholat berjamaah dan masuk kembali keruangan tepat pada waktunya sehingga para peserta biasa disiplin pada saat pelatihan. 

Materi Pelatihan, meliputi: 
- Materi : Motivasi Untuk Sukses
- Lanjutan materi : Kompetensi Karakter
- Materi : Kunci meraih sukses sejati dalam hidup
- Materi : Kunci meraih sukses sejati dalam hidup
- Praktek Pemasaran Online (Online Marketing)
- Materi : Merumuskan Strategi Pengembangan Usaha (Analisis SWOT)
- Materi lanjutan : Implementasi Manajemen Produksi untuk sukses berusaha
- Strategi Pengembangan Usaha
- Strategi Pengembangan Usaha Diskusi dan Presentasi Kelompok
- Diskusi Kelompok
- Presentasi kelompok




KEGIATAN PENGEMBANGAN SENTRA KOMODITI LOGAM
TAHUN ANGGARAN 2017

Peserta yang mengikuti Kegiatan Pengembangan Sentra Komoditi Logam berjumlah 27 Orang berasal dari Kecamatan Ciseeng, Leuwisadeng, Jasinga, Leuwiliang, Tenjo. Tempat pelatihan yaitu Hotel Gerbera yang beralamat di Jalan raya Puncak KM.17 Cipayung Bogor.

Tujuan Kegiatan Pengembangan Sentra Komoditi Logam yaitu memberikan pelatihan melalui kegiatan pengembangan sentra komoditi logam yang bertujuan supaya pengrajin industri kecil menengah khususnya pande besi dengan melalui pelatihan-pelatihan dapat menghasilkan produk yang lebih baik, sehingga dapat meningkatkan daya beli masyarakat. 

Narasumber berasal dari Balai Besar Industri Logam yaitu Bapak Ir. Tarmizi, MT. Pengantar pelatihan dan penjelasan pelatihan dilakukan oleh narasumber sebelum materi dimulai, jadi dibuat kesepakatan antara narasumber dan peserta, mulai jam istirahat, acara sholat berjamaah dan masuk kembali keruangan tepat pada waktunya sehingga para peserta biasa disiplin pada saat pelatihan.

Materi hari ke I : Senin Tanggal 17 April 2017
Basic, Dasar Perilaku Panas Pandai Besi, Baja Pandai Besi, Pengaruh Karbon, Struktur Atom Logam, Bentuk Kristal Besi, Karbon Pada Austenet, Kurva Transforman, Ishothermal, Perlakuan Panas Baja, Karbon Pada Austenet, Kurva Transforman, Ishothermal, Perlakuan Panas Baja

Materi Hari kedua, Selasa 18 April 2017
Material Teknik, Teknik Material, Logam, Keramik, Pohmer, Komposit, Sifat Mekanik, Uji Tarik, Deformasi Elastis, Diskusi Kelompok, Evaluasi dan Tindak lanjut dilakukan oleh Narasumber dari setiap hasil Diskusi masing masing kelompok. 

Materi Hari ketiga, Rabu 19 April 2017
Pembentukan Baja, Masalah umum tetang Baja, Baja digunakan untuk keperluan, Bagaimana Cara membuat Baja, Proses Pembuatan Baja, Blest Furnace, Electric Arc Furnace, Diskusi Kelompok, Evaluasi dan Tindak lanjut dilakukan oleh Narasumber dari setiap hasil Diskusi masing masing kelompok. 




KEGIATAN WORKSHOP LEGALITAS PERLINDUNGAN 
INDUSTRI KECIL MENENGAH (IKM) 
TAHUN ANGGARAN 2017

Peserta yang mengikuti Kegiatan Workshop Legalitas Perlindungan IKM berjumlah 120 Orang berasal dari Kecamatan Cileungsi, Gunung Putri, Cibinong, Citeureup, Tajurhalang, Caringin, Cigombong, Ciawi, Ciampea dan Bojonggede. Tempat kegiatan workshop yaitu Hotel Gumilang Jl.Raya Puncak Kecamatan Megamendung Kabupaten Bogor. 

Maksud dan tujuan dilaksanakannya kegiatan Workshop Legalitas Perlindungan IKM untuk menambah wawasan dan pengetahuan Legalitas Perizinan dan Perlindungan bagi IKM. Narasumber berjumlah 2 orang yang berasal dari Lembaga Konsultan HKI yang telah memiliki sertifikat dari :? Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI yaitu Bapak Hendrawarman, SH, M.Si, dan Bapak Yosef Kurniawan, ST selaku Kepala Seksi Regulasi pada Bidang Pengembangan dan Promosi di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Bogor. 

Materi ke I : Legalitas Perizinan bagi IKM disampaikan oleh Narasumber
Materi ke II : Kekayaan Intelektual Bagi IKM oleh narasumber kedua
Diskusi dan Evaluasi




KEGIATAN PENGEMBANGAN IKM MESIN
TAHUN ANGGARAN 2017 

Peserta yang mengikuti Kegiatan Pengembangan IKM Mesin berjumlah 20 Orang berasal dari Kecamatan Jonggol, Citeureup, Cibinong, Ciseeng,Gunung Putri dan Kecamatan Tenjo pelatihan yaitu Hotel Gumilang Kecamatan Megamendung Kabupaten Bogor;

Maksud dan tujuan dilaksanakannya kegiatan Pengembangan IKM Mesin untuk menambah wawasan, keterampilan, inovasi alih teknologi tentang mesin dan peralatan di bidang Perindustrian sehingga dapat meningkatkan daya saing industri dan mendongkrak perekonomian di daerah Khususnya Kabupaten Bogor;

Narasumber berjumlah 2 orang yang berasal dari Balai Besar Logam dan Mesin (BBLM) Bandung Kementerian Perindustrian RI yaitu Bapak Ir. Tarmizi, MT., dan Agus Suherman, ST.;- Pemberian Materi dilakukan oleh narasumber, jadi dibuat kesepakatan antara narasumber dan peserta, mulai jam istirahat, acara sholat berjamaah dan masuk kembali keruangan tepat pada waktunya sehingga para peserta biasa disiplin pada saat pelatihan;

Materi hari ke – 1 : Proses Pembuatan Baja,Material Teknik Logam;
Materi hari ke – 2 : Pembentukan Logam, Pembentukan Lembaran, Proses Permesinan;
Materi hari ke -3 : Dasar-dasar Pande Besi dan Aplikasi Pande Besi;
Diskusi dan Evaluasi di setiap akhir materi. 




KEGIATAN SOSIALISASI DAN PROSES PENDAMPINGAN 
HKI SNI MAINAN ANAK 
TAHUN ANGGARAN 2017 

Peserta yang mengikuti Kegiatan Sosialisasi dan Proses Pendampingan HKI SNI Mainan Anak berjumlah 60 Orang berasal dari Kecamatan Cileungsi, Jonggol, Gunung Putri, babakan Madang, Citeureup dan Cisarua. Tempat pelatihan yaitu Hotel Bale Arimbi Jl.Raya Puncak (Cibogo II) Kecamatan Megamendung Kabupaten Bogor. 

Maksud dan tujuan dilaksanakannya kegiatan Sosialisasi dan Proses Pendampingan HKI SNI yaitu untuk menambah wawasan dan pengetahuan tentah HKI (Hak Atas Kekayaan Intelektual) dan SNI (Standar Nasional Indonesia);

Narasumber berjumlah 2 orang yang berasal dari Lembaga Konsultan HKI yang telah memiliki sertifikat dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI yaitu Ibu Theresia Ebenna Ezeria, S.Sos, M.Si dan Ibu Media Marlina S.Sos;

Pemberian Materi dilakukan oleh narasumber, jadi dibuat kesepakatan antara narasumber dan peserta, mulai jam istirahat, acara sholat berjamaah dan masuk kembali keruangan tepat pada waktunya sehingga para peserta biasa disiplin pada saat pelatihan. 

Materi hari ke I : Hak Atas Kekayaan Intelektual disampaikan oleh Narasumber;
Materi hari ke II : Standar Nasional Indonesia oleh narasumber kedua
Diskusi dan Evaluasi




KEGIATAN SOSIALISASI DAN PROSES PENDAMPINGAN 
HKI SNI MAINAN ANAK
TAHUN ANGGARAN 2017 

Peserta yang mengikuti Kegiatan Sosialisasi dan Proses Pendampingan HKI SNI Mainan Anak berjumlah 60 Orang berasal dari Kecamatan Cileungsi, Jonggol, Gunung Putri, babakan Madang, Citeureup dan Cisarua; Tempat pelatihan yaitu Hotel Bale Arimbi Jl.Raya Puncak (Cibogo II) Kecamatan Megamendung Kabupaten Bogor. 

Maksud dan tujuan dilaksanakannya kegiatan Sosialisasi dan Proses Pendampingan HKI SNI yaitu untuk menambah wawasan dan pengetahuan tentah HKI (Hak Atas Kekayaan Intelektual) dan SNI (Standar Nasional Indonesia);

Narasumber berjumlah 2 orang yang berasal dari Lembaga Konsultan HKI yang telah memiliki sertifikat dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI yaitu Ibu Theresia Ebenna Ezeria, S.Sos, M.Si dan Ibu Media Marlina S.Sos;- Pemberian Materi dilakukan oleh narasumber, jadi dibuat kesepakatan antara narasumber dan peserta, mulai jam istirahat, acara sholat berjamaah dan masuk kembali keruangan tepat pada waktunya sehingga para peserta biasa disiplin pada saat pelatihan. 

Materi hari ke I : Hak Atas Kekayaan Intelektual disampaikan oleh Narasumber;
Materi hari ke II : Standar Nasional Indonesia oleh narasumber kedua
Diskusi dan Evaluasi




SOSIALISASI DAN PENGAWASAN JAJANAN SEKOLAH 
TAHUN 2017

Kegiatan sosialisasi dan pengawasan jajanan sekolah tahun 2017 sejalan dengan meningkatnya perkembangan beraneka ragamnya produk makanan maupun minuman yang tergolong makanan jajanan sekolah yang beredar di masyarakat masih banyak ditemukannya jenis makanan jajanan yang tidak layak dikonsumsi, oleh karena itu perlu diwaspadai oleh konsumen khususnya anak-anak sebagai penerus penerus bangsa. 

Contoh sederhana yang pernah kita lihat baik di media Elektronik maupun media cetak, dimana pelaku usaha Makanan dan minuman banyak yang hanya mementingkan Keuntungan belaka tanpa memperhatikan dampak yang di Akibatkan oleh produk yang dikonsumsi oleh masyarakat Khususnya anak-anak, seperti yang terjadi baru-baru ini Yaitu penggunaan formalin dan borak untuk
Mengawetkan bahan makanan seperti mie, baso, tahu dll. 

Juga penggunaan pewarna tekstil pada produk makanan Dan minuman yang banyak kita temukan pada produk Makanan jajanan dan sirop yang dijual oleh para Pedagang baik pedagang kecil maupun besar. Para Konsumen khususnya anak-anak di dalam menentukan Pilihan atas jenis produk makanan dan minuman agar Jangan sampai terjebak oleh bentuk, warna, dan rasa, Sebelum dipastikan bahwa produk tersebut layak untuk Dikonsumsi dan bagi para pedagang makanan jajanan Bersikaplah jujur, informatif atas produknya terhadap Konsumen, sebab jika tidak dilakukan seperti itu, maka Pelaku usaha termasuk kualifikasi telah melakukan Perbuatan yang dilarang dan tentunya akan dijerat Dengan undang-undang no 8 tahun 1999 tentang Perlindungan konsumen.

Materi yang disampaikan oleh narasumber yang akan menyampaikan secara detail bagaimana memilih dan mengkonsumsi makanan jajanan yang sehat serta dampak terhadap kesehatan, disamping itu juga memberikan pemahaman terhadap konsumen atas hak dan kewajibannya sehingga akan terhindar dari jebakan produk yang akan mempengaruhi konsumen. Peserta terdiri atas orang tua murid serta pedagang jajanan sekolah serta peserta didik smpn 1 tenjolaya. 




KEGIATAN PELATIHAN EKSPOR UNTUK UKM 

Kegiatan berlangsung di The Rizen Premiere, Jl. Raya Puncak Km. 77 Cisarua Bogor Jumlah Peserta 20 orang (hari pertama). 

Penyampaian Materi Hari Pertama Disampaikan oleh Instruktur BBPPEI : Irwan Santo Widjaya meliputi, Gaya negosiasi, Bahasa, strategi dan taktik negosiasi. 

Penyampaian Materi Hari kedua Disampaikan oleh Instruktur BBPPEI Eriklex Donald Sahusilawane meliputi, Tehnik Negosiasi Ekspor dan praktek negosiasi

Penyampaian Materi Hari ketiga Disampaikan oleh Instruktur BBPPEI Regina Kindangen meliputi :
Sales Contract.


KEGIATAN SIMULASI EKSPOR   

Kegiatan berlangsung di  The Rizen Kedaton Resort Jl. Lodaya Gununggeulis Jumlah Peserta : 25 orang Hari Pertama dan 25 orang (hari kedua). 

Penyampaian Materi Hari Pertama Disampaikan oleh Instruktur Chandra Lukita meliputi Kalkukasi Harga Ekspor I , Kalkulasi HPP, ROI, Biaya dan harga untuk ekspor (EX WORK), komponen biaya ekspor, menentukan harga jual domestik & ekspor, latihan penentuan harga untuk ekspor, pengalaman riwayat ringkas dalam melakukan bisnis ekspor - problema yang dihadapi dan solusinya - kiat sukses dalam bisnis ekspor – latihan dan diskusi. 

Penyampaian Materi Hari Kedua Disampaikan oleh Instruktur Nursyamsu Mahyudin meliputi, Riset Harga Pasar Dunia, Membandingkan dengan Harga Perusahaan Pesaing -- Biaya dan harga untuk ekspor (FOB), komponen biaya ekspor , menentukan harga jual domestik dan ekspor , Latihan kalkulasi harga ekspor (FOB).


13/11/2017
13/11/2017


Diberdayakan oleh Blogger.