header_ads

Linguaphone.id

Jabar Siaga Darurat Bencana

Siaga Darurat Bencana Banjir dan Longsor 

BERITA BOGOR | www.beritabogor.com -  Berdasarkan surat penetapan bernomor 362/kep.1024-BPBD/2017 dan ditandatangani tanggal 30 Oktober 2017, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyatakan 27 Kota/Kabupaten di Jawa Barat dalam keadaan siaga darurat bencana banjr dan tanah longsor.
“Provinsi Jawa Barat dalam keadaan siaga darurat bencana alam banjir dan tanah longsor, terhitung mulai tanggal 1 november 2017 sampai dengan 31 Mei 2018,” katanya di Gedung Sate, Selasa (15/11/2017).
Penetapan status darurat ini kelak akan berpengaruh pada kemudahan administrasi dan mekanisme penggunaan anggaran untuk penanggulangan bencana.  “Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi se-Jabar diminta untuk melaksanakan upaya-upaya kesiapsiagaan keadaan darurat, sehingga mampu meminimalisasi potensi dampak bencana melalui penanganan yang bersifat cepat, tepat dan terpadu, seusai ketentuan peraturan perundangan,” pesannya.
Menurutnya, status ini memperhatikan Laporan Bencana Banjir dan Bencana Tanah Longsor di Provinsi Jabar dari 1 September – 18 Oktober 2017, Resume Rapat koordinasi antara Pemprov Jabar dengan para pemangku kepentingan dan instansi terkait pada 19 Oktober 2017. "Termasuk surat dari Kepala Kantor Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Stasiun Geofisika Klas I Bandung, tanggal 23 Oktober 2017 tentang Informasi Prakiraan Curah Hujan dan Musim," paparnya. 

Dirinya menghimbau kepada kepala daerah kota kabupaten se-Jabar untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan tindakan-tindakan preventif yang diperlukan. “Kepada masyarakat saya berpesan untuk selalu berwaspada mengingat rekomendasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sampai bulan Mei 2018 curah hujan di berbagai daerah di Jabar cukup tinggi,” pesannya. (als)

Diberdayakan oleh Blogger.