header_ads

Linguaphone.id

Aparatur Sipil Negara Diminta Netral

ASN Kabupaten Bogor Terus Menjaga Netralitas

BERITA BOGOR | www.beritabogor.com - Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri)  ke 46 yang di rangkaikan dengan Hari Kesehatan Nasional ke 53 tingkat Kabupaten Bogor Tahun 2017 dilaksanakan dilapangan Tegar Beriman, Cibinong,  Rabu (29/11/2017).

Dalam sambutannya Bupati Bogor mengingatkan khusus dalam situasi menjelang terselenggaranya Pilkada serentak tahun 2018 mendatang,  profesionalisme Korpri juga mencakup netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagaimana yang ada dalam peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 53 tahun 2010 tentang disiplin pegawai Negeri Sipil.

"Sejak awal seluruh anggota Korpri Kabupaten Bogor hendaknya berupaya menyikapi seluruh tahapan Pilkada secara profesional dan proposional dalam batasan tugas dan kewenangannya masing-masing,  guna mencegah terjadinya pelanggaran disiplin yang berakibat sanksi,  baik secara administratif maupun yang berimplikasi hukum," ungkapnya.

Bupati Bogor menyampaikan pesan Presiden Republik Indonesia pada HUT Korpri ke 46 yakni agar anggota Korpri benar benar memahami peta kompetisi ke depan yang penuh ketidakpastian.  tidak ada pilihan lain kecuali menuntaskan program pembangunan Nasional melalui Inovasi yang berlandasan pada moralitas publik yang berdasar Pancasila.

"Setiap anggota Korpri harus terus memperbaiki diri,  tinggalkan cara-cara rutin dan perkuat semangat debirokratisasi.  jangan pernah berhenti berinovasi,  manfaatkan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi untik menciptakan terobosan layanan publik yang efektif, efisien, transparan dan akuntabel," katanya.

Berkaitan dengan Hari Kesehatan Nasional ke 53, Bupati Bogor mengatakan sudah saatnya kita mengembangkan program Indonesia sehat melalui pendekatan keluarga sebagai bagian penting dalam mendorong masyarakat yang mandiri untuk hidup sehat.

"Selain penyelenggaraan program Indonesia sehat dengan pendekatan keluarga,  pembangunan kesehatan juga dilaksanakan dengan melibatkan lintas sektor dan lintas program melalui gerakan masyarakat hidup sehat atau germas," imbuhnya.

Menurutnya, dengan mendorong Indonesia Sehat melalui pendekatan keluarga dan germas,  kita berupaya membangun kemandirian keluarga dan masyarakat dalam hidup sehat sebagai upaya promotif dan preventif yang pada akhirnya dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya sehingga tercipta masyarakat yang produkti serta dapat berperan aktif dalam pembangunan Nasional. (dwitama)


Diberdayakan oleh Blogger.