header_ads

Dinas Arsip Dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Bogor

Kegiatan Pelayanan Perpustakaan Keliling Kabupaten Bogor 
 

Kinerja 
Dinas Arsip Dan Perpustakaan Daerah 
Kabupaten Bogor


KEGIATAN PELAYANAN PERPUSTAKAAN KELILING

Latar Belakang

Seiring dengan kemajuan teknologi yang pesat dan meningkatnya kebutuhan informasi di era globalisasi ini, pada umumnya masyarakat perkotaan dan pedesaan makin haus akan informasi yang akurat, tepat dan cepat, baik cetak maupun elektronik. Namun demikian, mengingat keterbatasan sarana dan prasarana, masyarakat pedesaan agak lamban dalam memperoleh informasi yang dibutuhkan. Untuk mengatasi kesenjangan informasi ini, pemerintah daerah (pemda) berusaha memberikan layanan informasi tertulis kepada masyarakat antara lain dengan menyediakan layanan perpustakaan keliling (mobile library). Layanan jenis ini perlu dikembangkan dan diperkenalkan kepada masyarakat, agar mereka dapat memanfaatkan perpustakaan keliling sebagai suatu sarana pengembangan pribadi dalam pendidikan nonformal.

Perpustakaan keliling merupakan salah satu perangkat penyelenggaraan pendidikan nonformal yang berupaya untuk ikut mencerdaskan kehidupan bangsa, sebagaimana diamanatkan oleh UUD 1945. Berdasarkan amanat ini, perpustakaan keliling bertugas mengumpulkan, memilih, dan menyajikan karya-karya manusia kepada pembacanya (masyarakat) yang tidak terlayani oleh perpustakaan umum (di kota) (Hardjoprakoso, 1992). Perpustakaan "berpindah-pindah" ini dimaksudkan untuk mempercepat penyebaran informasi kepada masyarakat luas. Tujuan utamanya adalah mendekatkan informasi kepada masyarakat di daerah terpencil, sebab masyarakat desa sampai saat ini belum mampu mencapai informasi semaksimal mungkin (Perpustakaan Nasional,1992).

Perpustakaan keliling adalah bagian dari pelayanan perpustakaan umum yang mendatangi/mengunjungi pembacanya dengan menggunakan kendaraan, baik darat (mobil) maupun air (perahu). Dengan kata lain, perpustakaan keliling adalah perpustakaan yang bergerak dengan membawa bahan pustaka untuk melayani masyarakat dari satu tempat ke tempat lain yang belum terjangkau oleh perpustakaan umum, dalam hal ini adalah perpustakaan menetap (stationary library). 
  
Landasan Hukum Kegiatan 
  
  1. Undang Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945 
  2. Undang  Undang RI Nomor 43 tahun 2007 tentang Perpustakaan 
  3. Keputusan Bupati Bogor Nomor 89/Huk/II/2003 tentang Perpustakaan Umum Kabupaten Bogor 
  4. Dokumen Pelaksanaan Anggaran Tahun 2017 Nomor 1.26.1.24.01.19.0001 untuk Kegiatan Pelayanan Perpustakaan Hari Sabtu dan Minggu

 
Maksud dan Tujuan 

Pelaksanaan pelayanan perpustakaan keliling ini dimaksudkan agar pemustaka yang tidak dapat berkunjung ke perpustakaan terutama siswa sekolah dasar (SD) di wilayah Kabupaten Bogor mendapatkan manfaat perpustakaan melalui layanan perpustakaan keliling. 

Adapun tujuan dari pelaksanaan Kegiatan Pelayanan Perpustakaan Keliling adalah : 
- memperluas pelayanan perpustakaan kepada masyarakat sampai ke daerah-daerah yang jauh dari Perpustakaan Daerah Kabupaten Bogor;  
-   meningkatkan minat baca dan mengembangkan cinta buku pada masyarakat terutama pada anak-anak; 
- memperkenalkan buku-buku dan bahan pustaka lainnya kepada masyarakat; 
- mengadakan kerja sama dengan lembaga masyarakat sosial, pendidikan, dan pemerintah daerah dalam meningkatkan kemampuan intelektual dan kultural masyarakat.  
- pelayanan perpustakaan hari Sabtu dan Minggu oleh Perpustakaan Umum Daerah Kabupaten Bogor ini adalah :

Sasaran  

Sasaran pelaksanaan Kegiatan Pelayanan Perpustakaan Keliling adalah siswa-siswi, guru, dan warga sekolah terutama sekolah dasar dan sederajat yang berada di wilayah Kabupaten Bogor.

Teknis Pelaksanaan Kegiatan

1.    Persiapan 

Hal-hal yang dilakukan pada tahap persiapan adalah : 
a.    Menyusun jadwal kegiatan. 
b.    Menyusun petunjuk teknis kegiatan pelayanan perpustakaan keliling. 
c.    Menyusun kelengkapan administrasi kegiatan pelayanan perpustakaan keliling. 
d.    Mempersiapkan dan memeriksa kembali bahan-bahan perpustakaan yang akan digunakan pada pelayanan perpustakaan keliling. 
e.    Mempersiapkan dan memeriksa kembali kendaraan perpustakaan keliling. 
f.     Mengumpulkan data sekolah-sekolah yang akan dijadikan sasaran pelayanan perpustakaan keliling. 
g.    Merekap data sekolah yang sudah dikunjungi pada tahun-tahun sebelumnya agar dapat melakukan pelayanan pada sekolah-sekolah yang lain.

2.    Pelaksanaan Pelayanan Perpustakaan Keliling 

Pelayanan perpustakaan keliling dilaksanakan dengan menggunakan 2 (dua) kendaraan perpustakaan keliling.  Setiap kendaraan berisi lebih kurang 500 eksemplar buku perpustakaan.  Setiap kali pelayanan, diberangkatkan 2 (dua) tim dengan anggota tim bergantian.  Pelayanan perpustakaan keliling dilaksanakan di sekolah-sekolah sasaran selama 2 sampai 3 jam menyesuaikan dengan jarak tempuh sasaran dari kantor Perpustakaan Daerah.  Pelayanan yang diberikan adalah layanan baca buku ditempat serta bimbingan pemustaka.   Target sasaran pelayanan perpustakaan keliling tahun 2017 adalah 3 lokasi per kecamatan. 

Teknis pelaksanaan pelayanan perpustakaan keliling : 
-     Begitu tiba di lokasi sasaran pelayanan, tim perpustakaan keliling berkoordinasi dengan penanggungjawab sekolah. 
-     Para siswa diberikan penjelasan sekilas tentang perpustakaan dan pengarahan tentang pelaksanaan perpustakaan keliling. 
-     Para siswa diberi kebebasan untuk memilih buku yang disukainya, kemudian menuliskan/dituliskan nama dan buku yang dipinjamnya pada from peminjaman yang telah disiapkan. 
-     Para siswa dipersilahkan untuk membaca buku di sekitar lokasi perpustakaan keliling.  setelah selesai, buku dikembalikan lagi.  Para siswa dapat meminjam kembali buku-buku yang lainnya sampai kegiatan perpustakaan keliling selesai.

 





KEGIATAN PUSTAKA CERIA 
DAN 
PERPUSTAKAAN SABTU DAN MINGGU 

Latar Belakang

Amanat UUD 1945 pasal 28F bahwa “setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya, serta berhak mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi dengan segala jenis saluran yang tersedia”, sehingga menjadi tugas pemerintah untuk mewujudkannya, dimana salah satunya dapat melalui unit perpustakaan sebagai salah satu pusat sumber belajar.  

Menurut UU No. 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan, pengertian perpustakaan adalah institusi pengelola koleksi karya tulis, karya cetak, dan/atau karya rekam secara profesional dengan system yang baku guna memenuhi kebutuhan pendidikan, penelitian, pelestarian, informasi, dan rekreasi para pemustaka.  Sebagai bentuk pengejawantahan visi Dinas Arsip dan Perpustakaan Derah Kabupaten Bogor, khususnya pada Seksi Layanan Perpustakaan, Pengolahan Bahan Pustaka dan Otomasi Perpustakaan Bidang Perpustakaan Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (DAPD) Kabupaten Bogor, yaitu “Mewujudkan DAPD sebagai pusat kersipan dan perpustakaan berbasis Informasi Teknologi terbaik di Indonsia dan Internasional”, dimana salah satu misi dari 5 misinya adalah dalam rangka mewujudkan masyarakat berbudaya baca yang berlandaskan iman dan takwa serta mendukung pelaksanaan bidang pendidikan.  Maka salah satu cara yang dapat dikembangkan adalah dengan penambahan jam pelayanan perpustakaan diluar hari kerja, yaitu pada hari Sabtu dan Minggu. 

Perpustakaan Umum Kabupaten Bogor sebagai lembaga pelayanan dalam pemenuhan informasi terkini melalui pelayanan perpustakaan pada hari Sabtu dan Minggu diharapkan dapat memberikan informasi yang lengkap dan obyektif, tidak terbatas waktu dengan dukungan koleksi bahan perpustakaan yang ada. 

Bimbingan pemustaka atau yang lebih dikenal dengan library instruction atau pada sebagian orang mengistilahkannya dengan user education, memiliki peranan penting dalam membentuk konsep mandiri bagi pemustaka awam tentang persepsinya akan perpustakaan (apa itu perpustakaan, untuk apa perpustakaan ada, apa isi dari perpustakaan, dimana letak perpustakaan, dimana letak koleksi bahan perpustakaan yang sesuai dengan kebutuhan pemustaka, serta segudang pertanyaan lain yang akan dituntaskan melalui program bimbingan pemustaka ini).

Selain itu Perpustakaan Umum Kabupaten Bogor sebagai lembaga pelayanan dalam pemenuhan informasi terkini melalui pelayanan perpustakaan serta pembina perpustakaan-perpustakaan yang ada di wilayah Pemerintah Kabupaten Bogor, memiliki kewajiban untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan diatas kepada pemustaka awam.  Sehingga dengan demikian salah satu agenda kegiatan yang dilaksanakan adalah melalui Pustaka Ceria.  Menilik dari istilah ”Pustaka Ceria”, ini maka sudah pasti target utama yang akan disasar adalah siswa-siswa usia TK dan SD yang ada di seluruh wilayah Kabupaten Bogor, dengan harapan nantinya mereka dapat mengenal, memanfaatkan, dan membutuhkan perpustakaan sebagai sumber dan tempat mencari informasi yang menyenangkan.  Apalagi Kabupaten Bogor sudah ditetapkan sebagai salah satu Kabupaten Layak Anak (KLA) di Indonesia.

Landasan Hukum Kegiatan 

  1. Undang Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945 
  2. Undang  Undang RI Nomor 43 tahun 2007 tentang Perpustakaan 
  3. Keputusan Bupati Bogor Nomor 89/Huk/II/2003 tentang Perpustakaan Umum Kabupaten Bogor 
  4. Dokumen Pelaksanaan Anggaran Tahun 2017 Nomor 1.26.1.24.01.19.0006 untuk Kegiatan Pelayanan Perpustakaan Hari Sabtu dan Minggu

Maksud dan Tujuan 

Pelaksanaan pelayanan perpustakaan pada hari Sabtu dan Minggu ini dimaksudkan agar pemustaka yang tidak dapat berkunjung ke perpustakaan pada hari Sabtu dan Minggu dapat terlayani dan dapat memanfaatkan bahan perpustakaan  yang dilayankan, khususnya pada hari Minggu dengan menyasar pemustaka yang bersantai dan berolahraga bersama keluarganya di sekitar komplek perkantoran pemda dan lapangan Tegar Beriman.  Selain itu, melalui pustaka ceria akan lebih mengenalkan dan mendekatkan pemustaka “anak-anak” dengan perpustakaan dan fungsinya secara umum. 

Adapun tujuan dari pelaksanaan pelayanan perpustakaan hari Sabtu dan Minggu oleh Perpustakaan Umum Daerah Kabupaten Bogor ini adalah : 

  1. Untuk memenuhi kebutuhan Informasi dan sarana rekreasi intelektual pemustaka pada hari libur. 
  2. Untuk mengoptimalkan keterpakaian bahan perpustakaan yang menjadi koleksi Perpustakaan Umum Kabupaten Bogor. 
  3. Untuk menumbuhkan kegemaran membaca melalui sarana rekreasi intelektual bersumber bahan perpustakaan 
  4. Untuk mensosialisasikan program/kegiatan atau even yang akan dan telah diselenggarakan oleh Perpustakaan Umum Kabupaten Bogor 
  5. Untuk memberdayakan Perpustakaan Taman Bacaan Tegar Beriman dan mobil perpustakaan keliling. 
  6. Sebagai wadah pendidikan pemustaka (user education) guna mengoptimalkan fungsi perpustakaan 
  7. Sebagai pendukung program pendidikan anak-anak menuju Kabupaten Bogor Layak Anak (KLA).

Sasaran  

Sasaran pelaksanaan pelayanan perpustakaan hari Sabtu dan Minggu ini adalah pemustaka pelajar/professional/karyawan/pekerja yang tidak dapat berkunjung ke Perpustakaan Umum Daerah Kabupaten Bogor pada hari kerja dan semua pemustaka yang berekreasi/berolahraga/bersantai bersama keluarga pada hari Minggu di seputar lapangan Tegar Beriman, serta siswa SD dan TK di wilayah Kabupaten Bogor.




            
PEMBINAAN, SUPERVISI DAN STIMULASI PERPUSTAKAAN
TAHUN 2017


A.     Latar Belakang 

Membaca merupakan unsur penting dalam Pendidikan, baik bersifat formal maupun non formal yang harus tetap dijaga dan ditingkatkan esensinya melalui berbagai upaya pembinaan dan pengembangan kegemaran membaca. Undang undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan BAB XII pasal 48 (1) mengamanatkan bahwa pembudayaan kegemaran membaca dilakukan melalui tiga jalur yaitu melalui keluarga, satuan pendidikan dan masyarakat. Pembudayaan kegemaran membaca ini lebih mudah ditanamkan pada anak sedini mungkin dan berlanjut secara terus menerus. Mewujudkan anak yang mempunyai kegemaran membaca, dapat ditumbuhkan di sekolah maupun di masyarakat dengan mengoptimalkan seluruh potensi sumber daya perpustakaan yang ada di perpustakaan sekolah, perpustakaan komunitas maupun perpustakaan umum daerah.

Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Bogor sebagai lembaga penanggung jawab pengembangan kearsipan dan perpustakaan di Kabupaten Bogor memiliki tugas pokok dan fungsi yang salah satunya adalah melaksanakan pembinaan perpustakaan dan minat baca di wilayah Kabupaten Bogor.  Pembinaan dan supervisi dilaksanakan untuk mengembangkan perpustakaan-perpustakaan yang ada baik perpustakaan sekolah, perpustakaan desa, perpustakaan komunitas dan perpustakaan lainnya agar pengelolaannya semakin ideal dan berdaya guna sehingga mampu memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat serta mendorong peningkatan minat baca masyarakat.

B.     Dasar Hukum 

1. Undang–Undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional;
2. Undang–Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah;
3. Undang–Undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan;
4. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun2005 tentang Standar Nasional Pendidikan;
5. Peraturan Pemerintah  Nomor  25 Tahun 2000 tentang Kewenangan Pemerintah Daerah dan kewenangan Provinsi sebagai Otonom; 
6. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Wewenang Pemerintah antara pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota;
7. Keputusan Kepala Perpustakaan Nasional RI Nomor 3 Tanun 2001 tentang Organisasi dan Tatakerja Perpustakaan Nasional RI
8. Keputusan Bupati Bogor No 89/Huk/II/2003 tentang Perpustakaan Umum Kabupaten Bogor;
9. Dokumen Pelaksanaan Anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (DPA-SKPD0 Tahun Anggaran 2017 Pemerintah Kabupaten Bogor No. 1..26.1.24.01.19.0001;

C.     Tujuan 

1. Mengembangkan dan meningkatkan kualitas pengelolaan perpustakaan-perpustakaan yang ada di Kabupaten Bogor;
2. Meningkatkan pelayanan perpustakaan-perpustakaan di Kabupaten Bogor terhadap masyarakat;
3. Menumbuhkembangkan minat baca masyarakat. 

D.    Sasaran  
Terbinanya perpustakaan-perpustakaan di Kabupaten Bogor terutama perpustakaan sekolah sebanyak 80 titik.

E.     Waktu dan Tempat Pelaksanaan 

Kegiatan Pembinaan, Supervisi dan Stimulasi Perpustakaan dilaksanakan dari bulan Januari hingga bulan Desember 2017.  Pembinaan dilakukan terhadap perpustakaan-perpustakaan yang ada di 40 kecamatan di Kabupaten Bogor.

F.     Pelaksanaan Kegiatan 

Pembinaan, supervisi dan stimulasi perpustakaan dilaksanakan dengan cara melakukan kunjungan terhadap perpustakaan-perpustakaan yang menjadi sasaran pembinaan.  Dalam kunjungan tersebut, tim dari Perpustakaan Daerah Kabupaten Bogor melihat dan beraudisensi langsung tentang manajemen pengelolaan perpustakaan, baik tentang aspek sarana prasarana, jenis layanan, sumber daya manusia, anggaran, pengolahan dan  klasifikasi, serta pemanfaatan dan minat baca masyarakat serta kendala dan hambatan yang dihadapi.  Data-data dikumpulkan melalui lembar kuisioner yang diisi oleh pengelola perpustakaan.  Berdasarkan pengamatan, audiensi dan data yang ada pada lembar kuisioner, dilakukan analisa dan evaluasi. 

Selanjutnya, tim DAPD memberikan bimbingan dan penyuluhan yang berkaitan dengan pengelolaan perpustakaan yang baik, memberikan tips-tips untuk mengembangkan perpustakaan, membantu memberikan solusi terhadap permasalahan-permasalahan yang dihadapi, serta memberikan bantuan-bantuan sesuai dengan kemampuan dan kewenangan yang dimiliki. 

G.    Materi Pembinaan
1.      Sarana dan Prasarana
2.      Pengolahan Bahan Perpustakaan
3.      Pelayanan
4.      Administrasi Perpustakaan
5.      Pengembangan Koleksi
6.      Pemberdayaan Perpustakaan
7.      Promosi dan Pengembangan Perpustakaan

H.    Tim Pembinaan, Supervisi dan Stimulasi Perpustakaan
Pembinaan, supervisi dan stimulasi perpustakaan dilaksanakan oleh tim yang beranggotakan Pejabat Fungsional Pustakawan, Pejabat Struktural dan Fungsional Umum. 

I.      Pencetakan Pedoman Umum Penyelenggaraan Perpustakaan Sekolah
Sebagai panduan pengelolaan perpustakaan sekolah, DAPD memperbanyak buku Pedoman Umum Penyelenggaraan Perpustakaan Sekolah yang diterbitkan oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia sebanyak 82 eksemplar yang akan diberikan kepada perpustakaan sekolah. 



12/09/2017
12/10/2017











Diberdayakan oleh Blogger.