header_ads

Evaluasi Terhadap Kinerja Bappenda  Kabupaten Bogor

Bappenda diminta melakukan langkah strategis 

BERITA BOGOR | www.beritabogor.com -  Bupati Bogor melakukan rapat Internal yang di ikuti dari mulai Kepala UPT sampai dengan Kepala Badan, yang bertempat di ruang rapat Bappenda Kabupaten Bogor, Jumat (28/07/2017). 

Hal ini dilakukan dalam rangka meningkat kinerja Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Bogor. Bupati Bogor meminta kepada seluruh unsur Bappenda agar tidak cepat berpuas diri. 

Bupati Bogor, Hj. Nurhayanti juga mengatakan hasil evaluasi sampai dengan 25 Juli 2017 realisasi total pendapatan daerah telah mencapai 3.2589.493.229.968 Rupiah atau mencapai 52.31% terhadap total target triwulan II. 

Realisasi tersebut dikontibusi oleh pencapaian pendapatan asli daerah sebesar 1.179.260.267.727 Rupiah atau 53.41 %, dana perimbangan sebesar 1.555.121.602.805 atau 54.13 serta lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar 525.111.359.436 atau 45.68 %.

Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, Bupati Bogor mengingatkan bahwa masih besarnya PR kita bersama dalam penyediaaan pendapatan daerah serta khususnya penyelesaian piutang daerah yang diharapkan semakin menurun,” ujarnya.

Dirinya mendesak Bapenda Kabupaten Bogor mengeluarkan langkah-langkah strategis antara lain, Bappenda harus dapat melakukan terobosan baru yang inovatif guna mengejar sisa target yang belum tercapai. 

"Perlu pula mengkoreksi piutang dan mengurangi resistensi dari masyarakat lalu UPT harus lebih proaktif dalam melakukan penagihan secara aktif dan berkoordinasi secara intensif dengan petugas lapangan desa, camat dan unsur unsur lainnya di lapangan serta memperbaiki kualitas pelayanan guna memudahkan wajib pajak," desaknya. 

Bappenda Kabupaten Bogor diharapkan dapat menambah target pajak daerah minimal hingga 100 milyar rupiah, penambahan target tersebut dikontribusi oleh penambahan target minimal sebesar 30 % dari jenis pajak hotel, pajak restoran, pajak reklame, pajak hiburan, pajak parkir, pajak air tanah dan pajak mineral bukan logam dan batuan. Sedangkan sisanya 70 % dikontribusi oleh PBB dan BPHTB,” harapnya.

Dirinya menekankan untuk membiayai pembangunan daerah Kabupaten Bogor tahun 2018, bahwa berdasarkan evaluasi realisasi pajak daerah terhadap target triwulan yang mencapai lebih dari 100 %, menunjukkan bahwa potensi pendapatan daerah masih dapat terus di gali dan ditingkatkan untuk memenuhi kebutuhan perubahan APBD tahun 2017 dan APBD tahun 2018.

Seluruh unsur Bappenda Kabupaten Bogor, baik di tingkatBadan, UPT maupun PDL juga diminta gar bekerja secara profesional, baik pada proses pendataan dan penilaian maupun pada saat pemeriksaan atau uji petik. 

"Jangan sampai menerima laporan masih adanya petugas maupun aparat yang bermain di lapangan dengan wajib pajak. Kita harus bersyukur bahwa masih banyak wajib pajak yang sadar dan tepat waktu membayar pajak,” tandasnya. (red) 
Diberdayakan oleh Blogger.