header_ads

Linguaphone.id

Diskoperindag Dalam Upaya Melegalisasi Pelaku Usaha

DINAS KOPERASI UKM PERINDUSTRIAN 
DAN PERDAGANGAN KABUPATEN BOGOR 
DALAM UPAYA 
MELEGALISASI PARA PELAKU USAHA 


Visi Dan Misi Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, Dan Perdagangan Kabupaten Bogor Sesuai dengan Visi Pemerintah Kabupaten Bogor yang tercantum di dalam Rancangan RPJMD kabupaten Bogor tahun 2013-2018 adalah Menjadi Kabupaten Termaju di Indonesia

Dalam rangka mendukung Visi Pemerintah Kabupaten Bogor dan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi serta masukan-masukan dari stakeholders, maka Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Bogor menetapkan Visi Terwujudnya Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bogor Termaju Dalam Pelayanan untuk Meningkatkan Daya Saing Dengan Mengutamakan Kualitas dan Kuantitas. 

Visi ini dimaksudkan mewujudkan pengembangan dan penumbuhan usaha dibidang Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan yang berdaya saing, terutama melalui peningkatan kualitas sumber daya manusianya sehingga Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bogor menjadi Terunggul dan Termaju di Indonesia” seperti yang dilangsir Dace Supriyadi, SH.MM selaku Kadis Diskoperindag Kabupaten Bogor. 


Misi
Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian Dan Perdagangan, yaitu  :
  1. Meningkatkan Profesionalisme Aparatur yang didukung dengan peningkatkan Standar Pelayanan Minimal (SPM); 
  2. Meningkatkan kelembagaan Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan; 
  3. Meningkatkan kualitas SDM pelaku usaha Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan; 
  4. Meningkatkan produktivitas usaha Koperasi, UMKM, Perindustrian, dan Perdagangan; 
  5. Meningkatkan permodalan usaha Koperasi, UMKM, Perindustrian, dan Perdagangan;
  6. Meningkatkan perdagangan Dalam Dan Luar Negeri;
  7. Meningkatkan pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat dan perlindungan konsumen.

Menurut Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bogor bahwa Dinas yang dipimpinnya mempunyai Strategi dalam mencapai tujuan sasaran dari visi misi tersebut antara lain Memberdayakan Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah, Memberdayakan Industri Kecil dan Menengah, dan Meningkatkan Kuantitas dan Kualitas Produk ekspor.

Untuk strategi yang pertama yakni, memberdayakan Koperasi dan usaha mikro,kecil dan menengah, kami memiliki arah kebijakan yang menekan pada tiga hal yaitu peningkatan kemampuan ekonomi masyarakat melalui peningkatan Koperasi dan UKM yang mandiri dan profesional. Kemudian yang kedua adalah peningkatan daya saing Koperasi dan usaha mikro,kecil dan menengah, (UKM) yang yang berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK), dan yang ketiga Perkuatan kelembagaan dan usaha, kapasitaas sumberdaya manusia koperasi usaha kecil dan menengah (KUKM), pemiayaan dan peluang pasar bagi produk KUKM.

Tak hanya itu menurut Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Dinas Koperasi juga mempunyai Strategi dalam mencapai tujuan sasaran dari visi misi tersebut yaitu; Memberdayakan Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah, Memberdayakan Industri Kecil dan Menengah, dan Meningkatkan Kuantitas dan Kualitas Produk ekspor

Untuk menghadapi era pasar bebas se-Asia Tenggara itu, dunia usaha di Tanah Air tentu harus mengambil langkah-langkah strategis agar dapat menghadapi persaingan dengan negara ASEAN lainnya, tak terkecuali Pemerintah Kabupaten Bogor sektor Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KUKM) serta sektor Industri Kecil dan perdagangan di Kabupaten Bogor.

Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Dace Supriadi, SH, M.Si mengatakan bahwa persiapan Dinas Koperasi Koperasi dan UKM untuk menghadapi era MEA sudah berupaya dengan sebaik-baiknya dan semaksimal mungkin. Sejauh ini persiapan Koperasi dan UKM/IKM Perindustrian dan Perdagangan untuk menghadapi era MEA ini cukup baik, Dinas telah melaksanakan beberapa upaya strategis, salah satunya melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan KUKM mengenai pemberlakuan MEA. 

Adapun langkah-langkah antisipasi yang telah disusun Dinas Koperasi dan UKM untuk membantu pelaku KUKM menyongsong era pasar bebas ASEAN itu, antara lain peningkatan wawasan pelaku KUKM terhadap MEA, peningkatan efisiensi produksi dan manajemen usaha, peningkatan daya serap pasar produk KUKM lokal, penciptaan iklim usaha yang kondusif.  salah satu faktor hambatan utama bagi sektor Koperasi dan UKM untuk bersaing dalam era pasar bebas adalah kualitas sumber daya manusia (SDM) pelaku KUKM yang secara umum masih rendah. 

Untuk meningkatkan kualitas pelaku KUKM, telah dilaksanakan berbagai pembinaan dan pelatihan, baik yang bersifat teknis maupun manajerial. Namun, banyaknya tenaga kerja yang tidak terampil tentu berdampak pada kualitas produk yang dihasilkan. Oleh karena itu, Dinas melakukan pembinaan dan pemberdayaan KUKM yang diarahkan pada peningkatan kualitas dan standar produk, agar mampu meningkatkan kinerja KUKM untuk menghasilkan produk-produk yang berdaya saing tinggi. Sektor Koperasi dan UKM yang paling penting untuk dikembangkan dalam menghadapi MEA  itu  yang terkait dengan industri kreatif dan inovatif, handicraft, home industry, dan teknologi informasi.

Untuk mewujudkan pencapaian kinerja dan arah kebijakan dan strategi itu,pada tahun 2016 ini Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bogor telah menyiapkan 16 program dan 144 kegiatan,  yaitu : 

Bidang Usaha Kecil Mikro  dan Koperasi  yaitu :
  1. Program Penciptaan Iklim Usaha Kecil Menengah yang Kondusif;
  2. Program Pengembangan Kewirausahaan dan Keunggulan Kompetitif Usaha Kecil Menengah;
  3. Program Pengembangan Sistem Pendukung Usaha Bagi Usaha Mikro Kecil Menengah;
  4. Program Peningkatan Kualitas Kelembagaan Koperasi.
Bidang Perdagangan antara lain :
  1. Program Perlindungan Konsumen dan Pengamanan Perdagangan;
  2. Program Peningkatan dan Pengembangan Ekspor;
  3. Program Peningkatan Efisiensi Perdagangan Dalam Negeri.
Bidang Industri adalah :
  1. Program Peningkatan Kapasitas Iptek Sistem Produksi;
  2. Program Pengembangan Industri Kecil dan Menengah;
  3. Program Peningkatan Kemampuan Teknologi Industri;
  4. Program Penataan Struktur Industri.
Program Pendukung yaitu :
  1. Program Pelayanan Administrasi Perkantoran;
  2. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur;
  3. Program Peningkatan Disiplin Aparatur;
  4. Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur;
  5. Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan.


Dalam upaya peningkatan Legalisasi Produk bagi para pelaku UMKM, sebagai berikut :

Bidang Perindustrian Sosialisasi dan Proses Pendampingan SNI Mainan Anak jumlah peserta 50 orang, Jumlah IKM yang mendapat proses pendampingan HAKI (Hak Merk) sebanyak 50 Pendampingan HAKI, sedangkan untuk proses Standar Nasional Indonesia (SNI) sebanyak 5 Pendampingan SNI.

Bidang Perdagangan
Pelatihan Ekspor Penunjang Sertifikasi Profesi Pelaksana Ekspor sebanyak 30 orang.

Bidang Koperasi
Pembentukan Kelembagaan Koperasi Wanita dengan peserta sebanyak 20 orang dari 5 Kecamatan yaitu : Cijeruk, Caringin, Kelapa nunggal, Tenjo, Parung Panjang.

Bidang Usaha Kecil Menengah
Pengelolaan Legalitas dan Sertifikasi Produk UMKM jumlah peserta 300 orang, Jumlah Produk UKM yang disertifikasi sebanyak 150 produk untuk sertifikasi Halal, 150 Produk untuk sertifikasi PIRT.

Hal tersebut diatas adalah salah satu upaya Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan untuk meningkatkan legaliasi para pelaku usaha sebagai sarana untuk meningkatkan nilai jual khususnya produk makanan dan minman, dimana label halal sangat diperlukan dalam peningkatan nilai jual, dengan difasilitasinya sertifikat produk halal bagi para UMKM oleh Dinas Koperaasi UKM Perindustrian dan Perdagangan, Kabupaten Bogor mendapatkan Penghargaan Halal Award 2016 sebagai Kabupaten Halal Terbaik nasional yang diberikan oleh Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) di Jakarta pada tanggal 20 Oktober 2016. 

Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan berharap dari beberapa program dan kegiatan yang telah dilaksanakan pada tahun 2016 ini diharapkan membantu para pelaku usaha, UMKM, IKM dalam melegalkan produknya agar dapat bersaing di Kancah Nasional ataupun Internasional.


PUBLIKASI KINERJA 2016 

KEPALA DINAS KOPERASI UKM PERINDUSTRIAN 
DAN PERDAGANGAN KABUPATEN BOGOR

Dace Supriyadi, SH.MM. 

25/11/2016
25/12/2016

Diberdayakan oleh Blogger.