header_ads

Linguaphone.id

Peringati Hari Kesaktian Pancasila

Kokoh Ideologi, Bangsa Ini Akan Makmur 

BERITA BOGOR - beritabogor.com o Pancasila merupakan ideologi negara dan bagian dari empat Pilar Kebangsaan, selain Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhineka Tunggal Ika. Sebagai ideologi negara, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) pun mengajak seluruh elemen masyarakat khususnya generasi muda untuk kembali mengokohkan Pacasila agar persatuan-kesatuan bangsa serta program kerja pembangunan nasional bisa tercapai.

Hal ini Aher ungkapkan usai dirinya menjadi inspektur Upacara Hari Kesaktian Pancasila Tingkat Provinsi Jawa Barat di Halaman Depan Gedung Sate, Jl. Diponegoro No. 22, Kota Bandung, Senin (3/10/16). Aher mengatakan perlunya kembali mengokohkan Pancasila, menurutnya apabila bangsa ini kokoh secara ideologi maka hal tersebut akan berdampak pada proses pembangunan yang baik dan kemakmuran rakyat.

“Khususnya MPR sejak zaman Pak Taufik Kemas selalu dilakukan sosialisasi ke berbagai kalangan termasuk kepada pelajar dan mahasiswa tentang empat pilar bangsa, yaitu Pancasila, UUD 1945, kemudian NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika,” kata Aher usai upacara.

“Ini sangat penting untuk mengokohkan kebangsaan kita, ideologi kita, sehingga kita akan menjadi bangsa yang kokok secara ideologi. Insya Allah kalau kita kokoh secara ideologi pasti kan kokoh juga persatuannya, kokoh juga program-program kerjanya, program nasional kita, sehingga dengan kekokohan ideologi tersebut ujungnya adalah hadir bangsa ini sebagai bangsa yang makmur, bangsa yang bersatu dan damai,” paparnya.

Lanjut Aher, bangsa ini harus kembali kepada jati diri dan akar ideologinya yaitu Pancasila. Karena menurut Aher, Pancasila sudah terbukti bisa mempersatukan kembali bangsa ini dari berbagai gangguan atau pun rongrongan usaha disintegrasi yang bisa memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa, seperti Peristiwa Gerakan 30 September atau G-30S/PKI.

“Mari kita pelajari dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara ini. Karena nilai-nilai ini kokoh digali dari nilai luhur bangsa Indonesia. Mulai dari sila pertama, diawali dengan Ketuhanan atau Ketauhidan kita kepada Tuhan Yang Maha Esa dan diakhiri dengan kemakmuran dan keadilan bagi masyarakat Indonesia seluruhnya,” ajak Aher. (rilis)
Diberdayakan oleh Blogger.