header_ads

Ketua DPRD Kota Bogor Menyesal Usir Wartawan

Untung Menyesal Usir Wartawan, Rapat Tertutup Adalah Keputusan Bersama 

BERITA BOGOR www.beritabogor.com - Ketua DPRD Kota Bogor Untung  W Maryono menegaskan, keputusan rapat tertutup saat akan digelarnya rapat pembahasan Perubahan APBD 2016 pada senin (10/9), dikarenakan atas permintaan peserta rapat, baik dari anggota Badan Anggaran (Banggar) maupun TAPD. “Saya sudah menanyakan sebelumnya, rapat ini tertutup apa terbuka, lalu dari pihak TAPD menyarankan untuk tertutup. Dan saya sebagai Ketua DPRD mengikuti keinginan para anggota,” kata Untung, saat ditemui diruang kerjanya, Selasa  (11/9/16).

Sementara ketika disinggung dasar alasan dan tata tertib mengenai rapat yang dipimpinnya, politisi Partai PDI Perjuangan tersebut berkilah, bahwa hasil rapat tertutup adalah putusan bersama. “Ya untuk tata tertibnya kan ada rapat yang sifatnya terbuka dan tertutup, untuk rapat kemarin memang permintaan para anggota untuk tertutup,” lanjutnya.

Kendati begitu, pimpinan legislatif itu pun telah menyesali melarang wartawan untuk tidak meliput saat rapat akan digelar. “Ya, saya sesali itu. Tapi saya akan lebih tegas nantinya terhadap para anggota saat rapat di ruang paripurna. Nanti untuk kedepannya saya akan minta terbuka. Saya akan mulai tegas nantinya,” tegas Untung.

Seperti diberitakan sebelumnya, Senin (10/10), kemarin, Ketua DPRD Kota Bogor telah melarang bahkan mengusir sejumlah wartawan saat akan meliput kegiatan dalam rangka pembahasan finalisasi APBD perubahan tahun 2016. Sikap tersebut menjadi sorotan berbagai pihak, lebih lagi para awak media di Bogor. (dani)
Diberdayakan oleh Blogger.