header_ads

Linguaphone.id

Kapolda Jawa Barat Kunjungi Mapolres Bogor

Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Bambang Waskito berkunjung ke Mapolres Bogor, pada senin (17/10). 

BERITA BOGOR - beritabogor.com o Kapolda Jawa Barat dampingi Bupati Bogor, Hj. Nurhayanti dan unsur Muspida lainnya seperti Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Ade Ruhendi, Kapolres Bogor, Andi Moch Dicky, Kejari Cibinong, Lumumba Tambunan. Dalam kunjungannya ke Kabupaten Bogor, melakukan peninjauan E Satpas Polres Bogor dan melihat pengungkapan kasus Narkoba dan Curanmor.

Selepas melakukan peninjuan di Polres Bogor, Kapolda Jawa Barat mengapresiasi terkait E Satpas Polres Bogor karena semuanya sudah elektronik, baik dalam membuat Surat Ijin Mengemudi (SIM) maupun dalam memperpanjang SIM sehingga masyarakat bisa mendaftar dimana saja.

"Ini sudah merupakan suatu era digital yang memang yang memang sangat memudahkan semua kegiatan terutama untuk pelayanan dan ini sudah dibuktikan oleh Kapolres Bogor untuk urutan nya sudah cukup rapih dan berjalan sehingga tidak ada yang bolak-balik,bahkan mulai dari penjagaan di depan sudah dapat dicek nomernya," ujarnya saat diwawancarai selepas acara.

Mengenai Narkoba Irjen Pol Bambang Waskito, mengingatkan kepada seluruh anggota agar sama sekali tidak menyentuh narkoba, jika terbukti dirinya tidak segan-segan untuk melakukan pemecatan. "Sudah banyak di Polda yang saya copot,oleh sebab itu jangan bermain dengan Narkoba," ungkapnya.

Terkait pengungkapan Curanmor Kapolda menjabarkan Polres Bogor menyita sebanyak 154 unit sepeda motor tanpa dilengkapi surat-surat kendaraan yang sah dari operasi serentak yang dilakukan di wilayah Kabupaten Bogor, dari operasi serentak yang dilakukan dari 20 penadah, 25 pengguna motor bodong dan 6 pelaku pencurian kendaraan dalam selama satu bulan terakhir. 

Dirinya mengingatkan kepada masyarakat agar tidak tergiur dengan membeli sepeda motor bodong dengan harga murah yang diharapkan dapat menekan aksi pencurian kendaraan di wilayah Kabupaten Bogor. "Kita terus sosialisasi kepada masyarakat agar tidak memakai atau membeli motor bodong karena polisi akan tegas memasukkan pengguna motor bodong ke dalam kategori kejahatan atau penadah," pesannya. (red)
Diberdayakan oleh Blogger.