header_ads

Linguaphone.id

Peringatan Hari Anak, Remaja Dan Keluarga 2016

BERHARGA Upaya Pemkab Bogor Lindungi Anak 
dan Remaja dari Kekerasan dan Pergaulan Bebas 

Kasus kekerasan seksual terhadap anak dibawah umur masih menjadi fenomena gunung es. Itu sebab, peran serta orang tua diharapkan mampu menjadi tameng pertahanan untuk menjaga buah hati agar tidak menjadi korban pedofil.

Melalui kegiatan peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-XXIII yang digelar, di Gedung Tegar Beriman, Kecamatan Cibinong yang melibatkan Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB), Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan Kab. Bogor, melakukan sinergitas dengan menyatukan Hari Anak, Remaja dan Keluarga (BERHARGA).

Persoalan anak, remaja, dan keluarga merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Berbagai ancaman dan fenomena, baik kekerasan fisik, seksual terhadap anak dan perempuan, perdagangan manusia tersebut terus menyerang.

Ketahanan keluarga salah satu cara untuk membentengi ancaman itu. Diharapkan kegiatan ini bisa meningkatkan fungsi dan peran keluarga dalam mewujudkan anak dan remaja dan berkualitas, serta melindungi mereka dari berbagai ancaman yang dapat merusak masa depan mereka.

Dengan jumlah anak di Kabupaten Bogor yang mencapai sekitar 2,1 jiwa, menjadi catatan khusus Pemerintah Kabupaten Bogor untuk memberikan keamanan dan keselamatan para anak. Karena, saat ini keselamatan dan masa depan anak sangat terancam. Perlahan, tapi pasti, para penjahat seksual mulai bermunculan. Untuk itu keamanan sudah kita lakukan dengan membentuk Satgas kecamatan melalui BPPKB dan perlindungan anak dan perempuan.

Seiring perkembangan teknologi yang begitu pesat, peralihan kejahatan seksual ini semakin sulit dideteksi. Hal ini terbukti dari kejahatan seksual yang beberapa waktu lalu terjadi di kawasan puncak Kab. Bogor, di mana korbannya adalah anak-anak, itu melalui jaringan media. Kejadian yang menimpa anak-anak itu awalnya melalui Facebook dan itu sangat sulit di deteksi. Ada sekitar 99 anak yang menjadi korban kekerasan seksual. Namun ini dijadikan pelajaran untuk meningkatkan keamanan. (rilis)

01/09/2016
31/09/2019
Diberdayakan oleh Blogger.