header_ads

Linguaphone.id

Perlindungan Anak Cegah Pernikahan Dini

Cegah Kekerasan terhadap Anak dan Pernikahan Dini 

Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) Kabupaten Bogor, Emmy Pernawati mengajak kepada seluruh orang tua ikut serta dalam program BPPKB dalam mencegah kekerasan anak dan mencegah pernikahan dini.

Menurutnya, Orang tua wajib mendampingi anak dengan melimpahkan perhatian, kasih sayang dan pendidikan agar pertumbuhan anak menjadi generasi penerus yang berakhlak, berwawasan serta berguna bagi nusa dan bangsa.


Dirinya menilai bahwa upaya pencegahan kekerasan baik itu kekerasan fisik maupun kekerasan sexual terhadap anak dengan sendirinya akan meminimalisir angka pernikaahan dini. “Jika kita mampu mencegah terjadinya kekerasan terhadap anak, dengan sendirinya akan memnimalisir angka perkawinan anak,” terangnya, Kamis (1/9). 

Dalam tumbuh kembang anak perlu dilakukan pengawasan yang intens sehingga kekerasan sexual terhdap anak kategori umur 1-17 tahun, dapat diminimalisir. “Artinya, pegawasan selain dilakukan orang tua, juga bisa datang dari orang dewasa yang ada di sekitar untuk sama-sama mengawasi jika ada hal-hal yang mencurigakan di lingkungan sekitar,”pugkasnya. (diskominfo)
Diberdayakan oleh Blogger.