header_ads

Linguaphone.id

Bangga Laman PON XIX Masuk Rangking Alexa

Bangga, Laman Resmi PON XIX 2016 Capai Kinerja  

Perfomansi laman resmi Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Jawa Barat, www.pon-peparnas2016jabar.go.id, mencatat sejumlah pencapaian mentereng dalam waktu demikian singkat. Wakil Juru Bicara PON XIX Jawa Barat Ruddy Gandakusumah mengatakan, pencapaian optimum antara lain terlihat dari rangking di Alexa (laman pemeringkatan independen) yang sudah masuk 1.000 besar dalam sepekan. 

Menurut dia, hal tersebut terjadinya utamanya karena tingkat kunjungan maupun pembaruan berita relatif tinggi. Setiap harinya, mengacu data unggahan dan editor laman, rerata 100 berita disajikan sejak pembukaan 17 September lalu hingga sekarang berkat pasokan sedikitnya 20 reporter laman langsung dari venue di 16 kota/kabupaten. 

"Tingkat atensi publik tinggi karena kami pun memasok berita dan foto dengan kuantitas tinggi setiap harinya. Kerja tim tidak lelah dari pagi hingga malam dalam menyajikan informasi terkini dari lapangan," katanya di Media Center Utama PON XIX, Trans Luxury Hotel, Kota Bandung, Selasa (27/9).

Laman pon-peparnas2016jabar sendiri disebut usia singkat karena domainnya sendiri baru dibuat dan didaftarkan ke Pandi (Pengelola Domain Indonesia) pada 3 Agustus 2015 lalu. "Ada tiga parameter pencapaian lainnya sebagai bukti dengan merujuk laman valuasi, pemeringkatan, dan perbandingan web yang dikelola secara independen oleh komunitas internet global," paparnya. 

Pertama, kata Ruddy, mengacu data ceksite.com (laman valuasi web independen), estimasi pengunjung harian mencapai 1.500 unique visitor dengan rerata halaman dibuka (pageviews) sekitar 5.500. Jika diakumulasikan dalam standar bulanan, maka diproyeksikan ada 40.656 unique visitor (hanya dicatat per saluran internet, bukan total pengguna) dengan 162.622 pageview atau setiap unique visitor membuka 4,4 pageviews. 

Kedua, sambung Ruddy, mengacu data alexa.com, tingkat durasi pengunjung ke laman tersebut juga relatif tinggi yakni 6:59 menit dengan rata-rata loyalitas ke laman sebesar 71,20%.  Dengan demikian, konten yang di dalamnya menarik dan dibutuhkan sehingga tidak terjadi bounce rate (pengunjung masuk dan langsung keluar laman karena merasa tak butuh) yanng tinggi. 

Situs pemeringkatan itu juga mencatat bahwa pengunjung bukan hanya berasal dari Indonesia dengan raihan 94,8% dari total pengunjung-- namun juga dari Belanda 2,1% dan Singapura 1,6%. Meski belum ada detilnya, fakta menunjukkan bahwa laman tersebut menarik atensi dari luar negeri. "Parameter ketiga, mengacu data similarweb.com atau laman perbandingan web independen, bahwa 25,8% pengunjung adalah sudah tahu alamatnya atau direct access dan 10,44% bersifat refferal atau hasil dari rekomendasi dari laman lain maupun kolega," katanya. 

Sisanya adalah 60.20% menemukan web karena proses pencarian di mesin pencarian (search engine), 2,10% rekomendasi dari media sosial, dan 1.46% berkat surat elektronik/email. Maknanya adalah laman tersebut relatif dikenal dan familiar sebagai sumber rujukan resmi PON oleh masyarakat.  "Kinerja ini akan kami pertahankan dalam helatan Peparnas 2016 ke depan sebagai bentuk komitmen kami dalam diseminasi informasi cepat dan akurat, khususnya kepada media massa dan umumnya masyarakat Indonesia," pungkasnya tanpa menyebutkan total budjet laman itu. (rilis)

Diberdayakan oleh Blogger.