header_ads

DLLAJ Gelar Razia Gabungan

Bima Arya Sidak Razia, 22 Kendaraan Ditangkap  

Dinas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (DLLAJ) Kota Bogor kembali menggelar razia gabungan didepan Mall BTM, Jalan Ir. Djuanda Kota Bogor, kemarin, Selasa (27/9). Hasilnya, sebanyak 22 kendaraan angkutan umum berhasil dijaringnya.

Menurut penjelasan Walikota Bogor, Bima Arya yang didampingi Kepala DLLAJ Kota Bogor, Rachmawati, mengatakan, pelanggaran yang ditemukan dilapangan rata-rata kendaraan yang mereka (supir angkot, red) bawa tidak dilengkapi dengan surat-surat ditambah masa berlaku KIR yang sudah habis.

"Razia kali ini kami berhasil menindak pengendara angkutan umum sebanyak 22 kendaraan. 11 diantaranya tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) dan 11 kendaraan lainnya tidak memperpanjang izin trayek dan masa uji KIR," ungkap Bima kepada awak media dilapangan.

Sementara, dalam giat operasi gabungan yang didukung jajaran kepolisian dan TNI, Bima pun menegaskan, kemacetan Bogor menurut hasil survey Waze dengan predikat kedua kota termacet di dunia, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Diantaranya, penertiban transportasi. Karena menurutnya, ini merupakan salah satu upaya sebelum konversi angkot ke bus Trans Pakuan, angkot berbadan hukum, dan rerouting angkot.

Sebagai informasi, Razia gabungan ini tentu berlaku juga bagi pengendara lain. Semisal, Bus AKDP, AKAP, dan taksi. "Jika kedapatan tidak memiliki kelengkapan surat berkendara akan kembali ditindak tegas," pungkas Rachmawati. (erick)

Diberdayakan oleh Blogger.