header_ads

Remisi Warga Binaan Lapas Pondok Rajeg

Remisi warga binaan Lapas kelas IIA Pondok Rajeg

Selepas mengikuti upacara HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke 71 Bupati Bogor, Hj. Nurhayanti serahkan remisi kepada warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas IIA Pondok Rajeg., pada rabu (17/8). 

 Sebanyak 691 warga binaan mendapatkan remisi, ada 19 orang warga binaan yang mendapatkan Remisi Umum II (langsung Bebas), 8 orang Narapidana diantaranya bebas sedangkan 11 orang Narapidana tidak langsung bebas dikarenakan ada subsider yang harus dijalani. 

Kalapas Kelas II A Cibinong, Sudjonggo menjelaskan 691 orang narapidana telah mendapatkan remisi umum 17 Agustus 2016 dari 720 orang narapidana yang diusulkan untuk mendapatkan remisi umum dan sebanyak 29 orang narapidana yang masih menunggu persetujuan pemberian remisi dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat dan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.

Saat membacakan sambutan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Bupati Bogor mengatakan warga binaan merupakan bagian dari warga negara yang tetap memiliki hak-hak yang meski dihormati dan dipenuhi, penghormatan dan pemenuhan hak tersebut harus terus dipertahankan dan diperjuangkan. Salah satu hak yang dimiliki adalah hak mendapatkan pengurangan masa menjalani pidana (Remisi). 

"karema remisi merupakan hak yang telah diatur secara tegas dalam pasal 14 ayat (1) Undang- Undang Nomor 12 tahun 1995 tentang pemasyarakatan. Bahwa setiap narapidan mempunyai hak untuk mendapatkan pengurangan masa menjalani pidana.“melalui remisi juga dapat mempercepat proses kembalinya narapidan dalam kehidupan masyrakat. Percepatan kembalinya narapidan dalam kehidupan masyarakat juga memperbaiki kualitas hubungan antara narapidana keluarga,”ungkapnya.

Ia juga menambahkan pemasyarakatan sebagai sebuah sistem pembinaan memiliki peran penting dalam pelayanan bantuan hukum, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan harus memahami, bahwa bantuan hukum merupakan hak setiap warga negara, tidak terlepas tahanan dan narapidana yang sedang dihadapan dengan hukum, haruslah dipenuhi hak-haknya..

Nurhayanti juga ingin warga binaan yang mendapatkan remisi pada tahun ini agar bisa kembali kepada masyarakat dan dapat diterima, dan potensi yang mereka punya harus bisa dikembangkan sehingga bisa bermanfaat untuk keluarganya.“saya terharu mereka punya potensi yang bermanfaat untuk dikembangkan diluar sana dan Pemerintah Kabupaten Bogor akan melakukan pembinaan UKM dan Kesehatan serta pendidikan,”tandasnya. (ice)
Diberdayakan oleh Blogger.