header_ads

Linguaphone.id

HPPTSI Ajak Produsen Tak Gunakan Formalin


Guna menyikapi persaingan bebas Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), baik dari sektor legalitas hukum, mutu standar hasil produksi dan kesiapan sumber daya manusia, maka Lembaga Paguyuban Pengrajin Tahu Seluruh Indonesia (LPPTSI) telah melakukan beberapa upaya pembenahan dan perencanaan progres kedepan. 

Hal ini disampaikan Ketua Umum LPPTSI, Karyoto, dihadapan para anggota produsen tahu dalam Deklarasi Tahu Tanpa Formalin Dan Bahan Pengawet, sekaligus halal bihalal dan santunan anak yatim piatu di kantor LPPTSI Jalan Gapari III Karadenan Cibinong, Minggu (31/7/2016) sore.

Dirinya memaparkan keberadaan LPPTSI sebagai lembaga berbadan hukum resmi dan legalitas Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) dan Pemerintah setempat melalui Dinas Kesehatan secara periodik melakukan pengawasan dan pembinaannya.

“Anggota LPPTSI telah meningkatkan wawasan standarisasi keamanan pangan dan penyuluhan hukum melalui berbagai penataran dan seminar yang diselenggarakan Pemerintah setempat. LPPTSI akan terus diberikan bimbingan teknis oleh Dinas Kesehatan, Kepolisian dan instansi terkait ,” papar Karyoto.

Tidak hanya itu, paparnya, LPPTSI juga siap menyuplai kedelai kualitas sangat baik untuk memenuhi kebutuhan para produsen tahu anggotanya sebagai bahan pokok olahan produk tahu dengan harga yang terjangkau dan pembayaran dapat diangsur, sehingga kualitas tahu akan lebih hygienis, sehat dan murah untuk dipasarkan.

Dirinya menyampaikan amanat deklarsi LPPTSI yang lebih menekankan kepada para produsen makanan tradisional berbahan dasar kacang kedelai dapt terjaga kemurniannya melalui proses pembuatan yang lebih hygienis serta tetap berkomitmen menyajikan makanan yang sehat tanpa formalin dan bahan pengawet. (als/Red)
Diberdayakan oleh Blogger.