header_ads

Linguaphone.id

Hijaber’s Mom Community Bentengi Anak


Bentuk generasi bangsa ke depan tergantung pembentukan karakter generasi dini hari ini. Anak-anak usia dini yang akhlak dan karakternya telah terbentengi dengan baik hari ini, berpeluang besar mewujudkan generasi-generasi gemilang di masa depan. Maka, upaya-upaya character building (pembentukan karakter) sejak dini menjadi sangat strategis. 

Pemikiran ini pula yang terus melandasi Hijaber’s Mom Community Lombok untuk terus bergerak dan berkontribusi positif bagi negeri. “Kami memiliki harapan besar ke depan untuk mewujudkan generasi-generasi yang berakhlakul karimah. Apalagi kami ada di bumi Seribu Mesjid dan mencintai AlQur’an,” ungkap Ketua Hijaber’s Mom Communitu Lombok, Ida Rohida.

Menurutnya, setiap orangtua sebaiknya melakukan pembinaan dan pengajaran kepada anak-anaknya sejak usia dini dan lebih menekankan agar banyak belajar tentang agama. “Karena itu akan menjadi benteng kelak anaknya dewasa. Apalagi sekarang begitu banyak bentuk serangan budaya negatif terhadap anak-anak. Orangtua harus mengutamakan pendidikan agama lebih dahulu sebelum yang lain. Paling tidak, anak sudah bisa mengenal dan membaca AlQur’an,” paparnya. 

Salah satu upaya pembentukan anak usia dini yang dilakukan oleh komunitas Hijaber’s Mom di Lombok ini adalah kegiatan lomba mewarnai, lomba murotal, dan da’i cilik yang dipusatkan di Lombok Epicentrum Mall (LEM) pada Minggu (31/7/2016). 

Lomba hasil kerja sama Hijaber’s Mom Community Lombok dengan Aira ini, dalam rangka ikut memeriahkan rangkaian acara lomba Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Nasional ke-26 di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB). Antusias anak-anak peserta dan orangtua untuk mengikuti lomba ini juga sangat tinggi. Lomba mewarnai diikuti oleh 123 peserta tingkat Taman Kanak-Kanak (TK) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan 75 peserta siswa tingkat Sekolah Dasar (SD). 

Sedangkan lomba Dai Cilik tingkat SD dengan tema “Cinta AlQur’an” diikuti 15 peserta dan lomba murotal 100 orang siswa SD. “Semua lomba kami selenggarakan satu hari yang juga salah satu rangkaian acara memeriahkan MTQ. Sedangkan jurinya antara lain Ustadz Masrudin pengajar Ponpes Nurul Quran Al Aziziyah, Femi Nurhayati Rahayu dari Hijaber’s Mom Community Lombok, dan Ust. Khalid Mawardi dari Sekolah Internasional Seganteng,” jelas Ida Rohida. 

Asal peserta lomba juga cukup merata. Mereka mayoritas berasal dari sekolah-sekolah Islam dari wilayah Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, dan Kota Mataram. “Antusias masyarakat sangat luar biasa. Jumlah peserta melebihi target. Dukungan dari Pemerintah Daerah dan Kementerian, Ditjen PAUD dan Dikmas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, serta kalangan swasta juga sangat tinggi. Bagi para pemenang kami menyediakan hadiah uang tunai, bingkisan alat-alat Sholat, piagam dan piala,” ujarnya.Menurutnya, lomba serupa akan terus dikembangkan.

Selain lomba-lomba seperti di atas, komunitas Hijaber’s Mom selama ini telah rutin menjalankan program. Antara lain sunatan masal, bakti sosial ke panti asuhan khususnya untuk anak-anak di luar kota, serta program Mukena Bersih. Yakni membagikan mukena (pakaian sholat untuk kaum perempuan) di mushola-mushola dan di pusat-pusat keramaian secara berkesinambungan. Selain itu memberikan santunan kepada anak usia dini dan kepada santri usia dini. 

Bagi yang ingin bergabung dengan Hijaber’s Mom Lombok atau ingin ikut berkontribusi, bisa menghubungi Ibu Ida Rohida di nomor HP 081803736777, alamat email iasyafira12@gmail.com atau datang ke sekretariat Safira Saung Muslimah Jalan Pendidikan No 3 Mataram. (Red)

Diberdayakan oleh Blogger.