header_ads

Linguaphone.id

Ratusan Imigran Merajalela Di Puncak Bogor


WARGA PUNCAK RESAH MARAKNYA IMIGRAN DAN PSK 
Keberadaan ratusan imigran yang bertahun - tahun bercokol di sekitar wilayah Kecamatan Cisarua Kabupaten Bogor semakin membuat warga setempat kesal lantaran Pemerintah dinilai tidak tegas dan terkesan terjadi pembiaran. 

Keluhan disampaikan Warga Cisarua Firell terhadap prilaku para imigran yang bebas beraktifitas tanpa mengindahkan aturan dan adab masyarakat Sunda Bogor. "Kita sudah ingatkan seharusnya mereka menjunjung langit dimana kami mereka berpijak selama menunggu suaka," katanya, Kamis (16/6). 

Dirinya mengungkapkan jumlah imigran kian bertambah setiap tahunnya. "Setahu saya jumlah imigran ada 567 orang di Desa Batulayang, Desa Megamendung, Desa cisarua dan Desa Cibeureum. Sedangkan yang berasal dari Maroko ada 63 orang tersebar di 16 titik. Ini data independen yang berhasil di himpun sementara," kata Firell. 

Tak hanya itu, dirinya juga mengungkap adanya dugaan praktik Pekerja Seks Komersial yang berdasarkan data itu berjumlah 624 orang yang tergabung di 6 komunitas. "Bahkan disinyalir ada ratusan praktik PSK yang bersifat freelance di kawasan Puncak Bogor," tambahnya. 

Terpisah, warga lainnya Chaidir Rusli mengajak para tokoh muda dan tua dari berbagai latar belakang berbeda dapat duduk bersama merembukkan fenomena yang sudah bertahun - tahun tak kunjung diselesaikan oleh Pemerintah. 

"Setelah kita kompak menyuarakan keluhan masyarakat lalu kita sampaikan hal ini kepada Camat dan Muspika dengan harapan mau menertibkan imigran dan psk tersebut," ajaknya. (als) 


Diberdayakan oleh Blogger.