Header Ads

PT.KAI Tidak Jamin Barang Penumpang KRL Aman


PT KAI TIDAK MENJAMIN BARANG PENUMPANG AMAN DARI PENJARAH

Keamanan penumpang dan barang bawaan pada kereta rel listrik (KRL) Bogor Jakarta belum dijamin oleh PT. Kereta Api Indonesia (PT.KAI). Hal ini kerap kali dikeluhkan para pengguna moda transportasi massal tersebut. 

Kendati pihak PT.KAI sudah melakukan peremajaan sarana dan prasarana serta memodifikasi sistem pelayanan ticketing lebih mudah dan murah dan nyaman, akan tetapi PT.KAI belum memberikan rasa aman kepada masyarakat pengguna dan terbatasnya jumlah rangkaian KRL yang beroperasi. 

Masih terjadinya aksi tangan jahil alias pencopet maupun penjarah barang penumpang KRL yang lengah membuat para penumpang harus mengamankan dirinya masing-masing. Pasalnya, penumpang yang telah kehilangan barang bawaan hanya bisa melapor ke petugas saja tanpa adanya tindak laporan tersebut. 

Hal ini dikeluhkan seorang penumpang KRL yang kehilangan tas ransel yang berisi berkas penting. "Tidak ada jaminan keamanan bagi penumpang KRL, petugas Stasiun terkesan acuh tak acuh bila ada penumpang korban kejahatan. Buktinya Tas saya hilang saat tertidur di KRL Bogor Tanah Abang, lalu saya lapor ke PKD tapi malah disuruh lapor ke polisi," keluh Abdul (29), kepada Transbogor.co

Terpisah, Penumpang KRL dari Stasiun Bojonggede arah Stasiun Kota, Karini (31) yang setiap hari memanfaatkan KRL Jakarta Bogor mengeluhkan minimnya jumlah Walka di rangkaian KRL membuat banyak namun dirinya menyesalkan gerbong khusus wanita jumlahnya sangat terbatas dan keamanan di dalam gerbong belum terjamin. 

Saat ditemui di Stasiun Bojonggede Bogor, Portir Keamanan Jalur Stasiun Bojonggede, Royani membenarkan satu rangkaian KRL terdiri dari dua petugas Masinis dan empat petugas pengawal kereta (Walka). "Di areal stasiun dan didalam rangkaian sudah banyak himbauan dan peringatan bagi penumpang, tapi mungkin penumpangnya saja yang lengah," katanya. (als) 


Diberdayakan oleh Blogger.