Header Ads

Kabupaten Bogor Minim Tenaga Kesehatan


JUMLAH TENAGA KESEHATAN MINIM, DINKES REKRUT PTT 
Pemerintah Kabupaten Bogor membutuhkan ribuan tenaga kesehatan yang bertugas di RSUD maupun di Puskesmas. Pasalnya, selama dua tehun terakhir belum ada penerimaaan pegawai baru Dinas Kesehatan. 

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Erwin Suriana menjelaskan penduduk Kabupaten Bogor berpenduduk lebih dari 5 juta jiwa yang tersebar di 40 Kecamatan membutuhkan pelayanan kesehatan yang memadai. "Artinya tenaga kesehatan pun harus memadai," jelasnya, Senin (20/6) 

Menurutnya, pihak Dinas Kesehatan sudah dua tahun terakhir mengajukan dua kali permohonan tambahan tenaga kesehatan kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN – RB). "Tapi selalu ditolak,” ujar Erwin yang juga menjabat Ketua Dewan Kesenian Kabupaten Bogor. 

Dirinya mengungkapkan jumlah tenaga kesehatan yang dibutuhkan saat ini sekitar 1019 orang yang terdiri dari asisten apoteker, apoteker, perawat, analis lab, dokter umum, dokter mata yang akan ditempatkan di 4 RSUD maupun puluhan Puskesmas yang ada. 

"Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Kesehatan saat ini mengambil langkah inisiatif dengan mengangkat sejumlah pegawai tidak tetap (PTT), yakni 60 bidan, 5 dokter gigi dan 9 dokter umum," jelasnya. (als) 


Diberdayakan oleh Blogger.