header_ads

Linguaphone.id

Imigran Merajalela Buka Usaha Di Puncak Bogor



BELASAN IMIGRAN DIBIARKAN GELAP BUKA USAHA TANPA IJIN 
Keberadaan kaum imigran yang semakin merajalela semakin membuat geram warga Cisarua Puncak Bogor. Pasalnya, disamping kaum imigran tidak menjunjung tinggi tatanan pribumi juga marak membuka usaha di pertokoan. 

"Pertokoan Pafesta sekarang dihuni oleh para imigran dan sebagian besar membuka usaha dagang. Itu ijin dari siapa bukankah untuk memperoleh surat keterangan usaha dari desa harus ada KTP dan Kartu Keluarga," ujar Sunyoto tokoh pemuda Kampung Citeko Cisarua, Minggu (19/6) 

Dirinya meminta kepada pihak Desa dan kecamatan untuk tidak membiarkan aktifitas para imigran melampaui batas kewajaran. "Saya khawatir akan terjadi hal tak di inginkan, karena warga disini sudah bertahun-tahun mengalah, tapi pemerintah juga tak tegas," katanya mengingatkan. 

Terpisah, pemuda Batulayang Chaidir Rusli mengatakan berlarut - larut masalah ini bisa memicu kemarahan warga. Pasalnya, pemerintah khususnya petugas imigrasi belum serius mengabulkan aspirasi masyarakat Puncak Bogor terhadap maraknya imigran. 

"Imigran berkendara motor di jalan raya tidak pakai helm dibiarkan, membuka usaha toko yang membuat pedagang pribumi berkurang penghasilannya, dan banyak lagi kelakuan imigran yang menginjak-injak tatanan warga setempat," tegasnya. (als) 

Diberdayakan oleh Blogger.