header_ads

Linguaphone.id

dr.Camelia: Maknai HJB 534 Deteksi Dini Kesehatan Gratis


HJB 534, DINKES GELAR PEMERIKSAAN DETEKSI DINI 
"Dalam rangka Hari Jadi Bogor ke-534, 3 Juni 2016, Dinkes Kabupaten Bogor gelar pemeriksaan deteksi dini 38 SKPD".
Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor terus menggiatkan program PATUH (Periksa Kesehatan Rutin Seusai Anjuran Dokter) guna mengantisipasi penyakit tidak menular (PTM). Tak hanya itu, dalam rangka Hari Jadi Bogor ke-534 juga dilaksanakan pemeriksaan deteksi dini 38 SKPD. 

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, dr.Hj.Camelia W.Sumaryana mengimbau masyarakat untuk mengatasi penyakit dengan pengobatan yang tepat dan teratur, Tetap diet sehat dengan gizi seimbang, serta beraktifitas fisik, menghindari rokok alkohol dan zat karsinogenik lainya. 

"Meningkatkan kualitas hidup sehat dan bersih banyak manfaat bagi keluarga, di antaranya untuk cegah penyakit Jantung, Pembuluh Darah, Cancer, Pernapasan Kronis, Gangguan Mental maupun Cidera Kecelakaan," imbaunya, Kamis (2/6) melalui pesan singkat. 

Menurutnya, berdasarkan perubahan data epidemiologi penyakit tersebut mengalami peningkatan dari penyakit menular ke PTM setiap tahunnya. Oleh karenanya masyarakat diminta untuk meningkatkan kualitas hidup yang bersih dan sehat. 

"Melalui kebijakan.strategi dan program PTM mempunyai kerangka kerja dengan advokasi kebijakan, koordinadi dsn sinkronisasi dan jejaring program tersebut," jelas dr.Hj.Camelia W.Sumaryana. 

Dirinya menambahkan program ini di dukung oleh peningkatan kemampuan dan pengetahuan dan ketrampilan masyarakat serta peningkatan kemampuan Fasyankes melalui promosi kesehatan, Posbindu PTM. 

Menurut dr.Hj.Camelia, deteksi dini dan tindak lanjut dini yang kuratip dan rehabilitatif tentunya dengan monitoring dan evaluasi. "Melalui strategi mobilisasi dan pemberdayaan serta meningkatkan akses terhadap pelayanan disetiap Posbindu PTM diberikan pelayanan deteksi dini (skrining) dan surveilans epidemiologi PTM," jelasnya. 

Program PTM, lanjutnya, mempunyai semboyan 'Mari menuju masa muda sehat hari tua nikmat dengan perilaku CERDIK (cek kondisi kesehatan) secara berkala. "Apabila sudah terkena PTM maka ikuti program PATUH (periksa kesehatan secara rutin dan ikuti anjuran dokter).

"Semua Puskesmas akan dilengkapi dengan alat deteksi dini PTM serta pelatihan SDM. Semua Desa diwajibkan ada minimal satu Posbinsdu PTM. Ini lintas program kerjasama monitoring obesitas, hipertensi, hiper glikemi, hiper kolesterol, klinis payudara dan deteksi ca cervik dan faktor lainnya, serta memberikan konseling diet," imbuhnya. 

Dijelaskan, deteksi dini faktor resiko PTM di HLUN dengan pemeriksaan tensi darah, berat badan, tinggi badan, analizer, cholesterol dan konsultasi PTM pemeriksaan IVA test di 4 puskesmas, yaitu Puskesmas Citereup, Cibinong, Ciomas. Cimandala, dan GRATIS pada 3 Juni 2016. (als) 


Diberdayakan oleh Blogger.