header_ads

Linguaphone.id

Desa Pasirlaja Larang Penjual Dan Pengguna Petasan


ANAK DILEMPAR PETASAN OLEH TEMAN SEBAYA LAPOR KE PIHAK DESA
Maraknya perdagangan petasan yang semakin bebas dewasa ini membuat anak - anak menjadi ketagihan membeli dan membakarnya. Hal inI menuai keluhan banyak warga, khususnya para orangtua. 

"Anak saya dilempar petasan sama teman sebayanya, untung cuma kakinya yang kena petasan kecil. Ini kalau dibiarkan terus penjualnya sangat meresahkan lingkungan disini," keluh Ny. Ajeng Warga Bougenville IX Pasirlaja, Sabtu (18/6) malam. 

Hal senada diutarakan tokoh warga RT 02/05 Pasirlaja, Solehuddin, penjual petasan hanya mencari keuntungan sebesar-besarnya tanpa memikirkan dampak akibat bagi pembeli dan penggunanya. "Keberadaan penjual petasan harus dilarang tegas sebelum terjadi hal yang tak di inginkan," desaknya. 

Menyikapi banyaknya keluhan warga, khususnya kaum ibu rumah tangga di sejumlah Rukun Warga, Pihak Desa Pasirlaja berjanji akan mengeluarkan surat edaran yang melarang penjualan maupun penggunaan petasan di wilayah 10 Rukun Warga. 

"Kita terpaksa akan mengeluarkan surat edaran itu mulai Senin (20/6) besok, sebab sudah banyak kejadian dan keluhan warga. Ini juga guna mengantisipasi hal - hal yang ditimbulkan akibat penjualan petasan secara bebas," kata Hendra Supriyadi, Sekdes Pasirlaja. (ice)

Diberdayakan oleh Blogger.