header_ads

Linguaphone.id

BKP5K Tingkatkan Produksi Padi Berbasis Masyarakat

BKP5K Tingkatkan Produksi Padi Berbasis Masyarakat 

Tingkatkan Produksi Padi Berbasis Masyarakat 6 orang penyuluh dari Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kehutanan (BKP5K) Kabupaten Bogor giat memberikan pendampingan Gerakan Peningkatan Produksi Padi Berbasis Masyarakat.

Pendampingan ini melalui Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL-PTT). "Untuk tahun anggara 2016 teralokasi 6 kelompok yang tersebar di Kecamatan. Parung Panjang, Pamijahan, Leuwisadeng, Jonggol, Cariu dan Tanjungsari," kata Asep Kurnia, selaku Kordinator Penyuluh, Jum'at (13/5) pagi.

Kegiatan ini di ikuti sebanyak 25 orang /kelompok tani, jelas Asep, sedangkan waktu pelaksanaannya di mulai sejak Maret sampai Juli 2016 sebanyak 12 kali pertemuan lapangan atau disesuaikan dengan aplikasi  komponen teknologi PTT yang terdiri dari12 komponen. "Bahkan sampai bulan Mei 2016 ini sudah di laksanakan sebanyak 4 kali pertemuan," jelasnya

Menurutnya, 12 komponen teknologi PTT meliputi penggunaan Varietas unggul Baru, Benih bermutu dan berlabek, Pemupukan spesial lokasi, pemberian pupuk organi', Pengaturan populasi tanam, Pengendalian hama dan penyakit, Pengolahan tanah yang sempurna, penggunaan bibit muda kurang dari 21 hari, Tanam perumpun 1-3 batang, Pengairan berselang, Penyiangan, dan Penerapan panen dan perontokan.

"Lokasi kegiatan itu di Desa Cikuda Parung Panjang, Desa Sibanteng Leuwisadeng, Desa Ciasihan Pamijahan. Desa Singasari Jonggol,. Desa Cikutamahi Cariu, dan 6. Desa Pasir Tanjung Kecamatan Tanjungsari," paparnya. 

Dirinya menambahkan, BKP5K Kabupaten Bogor meninginkan tercapainya output kegiatan yang meliputi Peningkatan pengetahuan, Keterampilan dan sikap sehingga mendorong meningkatnya pula produktitas padi di Kabupaten Bogor sebagai penunjang program pemerintah untuk swasembada pangan. (Adv)

 
Diberdayakan oleh Blogger.