Header Ads

Aktifis Desak Kepala Dinas Binamarga Dicopot


KEPALA DINAS BINAMARGA DAN PENGAIRAN KABUPATEN DIDESAK MUNDUR AKTIFIS
Lembaga Pusat Kajian Strategis Tata Kelola Pemerintahan dan Korupsi (Pusaka Tapak Bogor) menilai kinerja Dinas Binamarga dan Pengairan Kabupaten Bogor "bobrok". Hal ini menuai protes keras masyarakat terhadap lambannya pembangunan di Bumi Tegar Beriman. 

Pusaka Tapak Bogor menuntut Segera perbaiki Infrastruktur Jalan yang rusak, Segera Evaluasi kinerja Dinas Bina Marga dan Pengairan, Secepatnya Copot Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Bogor, Segera Usut tuntas dugaan praktek-praktek korupsi di Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Bogor. 

Direktur Pusaka Tapak Bogor, Ruhiyat Sudjana mengatakan mengenai penyerapan APBD yang harus dicermati adalah yang tidak terserap ternyata anggaran belanja publik atau belanja pembangunan. Bukan belanja kepegawaian. 

"Banyaknya anggaran yang tidak terserap oleh Pemerintah Kabupaten Bogor dinilai telah merugikan dan mengabaikan kepentingan hak rakyat sebagai subyek pembangunan di Bumi Tegar Beriman," Senin (6/6) 

APBD disahkan dalam bentuk Peraturan Daerah, tegasnya, maka Pemkab Bogor bisa diberikan class action karena tidak menggunakan anggaran yang oleh Perda tentang APBD wajib untuk dilaksanakan. 

“Kepala Dinas Binamarga dan Pengairan Kabupaten Bogor termasuk orang yang bertanggungjawab atas kegagalan tersebut. Pejabat ini diduga hanya cari aman sendiri tanpa mau mempedulikan kebutuhan masyarakat akan pembangunan mendesak," tegas dia. (ice)

Diberdayakan oleh Blogger.