header_ads

Linguaphone.id

Waspada Akte Kelahiran Aspal Beredar

Suasana pelayanan kependudukan Kabupaten Bogor

Masyarakat diminta mengurus berkas kependudukan dan catatan sipil tanpa melalui calo guna menghindari terjadinya pemalsuan identitas diri maupun keluarga. Hal ini menyusul beredarnya blangko akta kelahiran yang terlihat asli tetapi palsu. 

Menyikapi kasus akta kelahiran aspal tersebut, Kepala Bidang Dokumentasi dan Penyuluhan pada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Bogor menghimbau kepada seluruh warga sebaiknya mengurus akta kelahiran dengan cara mendatangi kantor Desa, Camat dan Dinas Dukcapil tidak melalui calo pihak ketiga. "Hal ini untuk mencegah terjadinya akta kelahiran palsu, sebab calo itu bisa saja menggunakan cara-cara ilegal," himbaunya, Senin (16/5) 

Untuk membuktikan asli dan palsu, lanjut H. Muslih, adalah saat melakukan legalisir akan dilihat nomor induk dan register akta kelahiran lengkap dengan data-data yang disesuaikan dengan database di Dinas Dukcapil. "Kalau dilihat dari bentuk kertas dan berhologram memang kelihatan akta kelahiran itu asli. Tapi, saat di cek ke database tidak muncul data tersebut maka sudah bisa dipastikan akta kelahiran itu aspal. Ada sanksi bagi pelaku pemalsuan dan bisa dipolisikan sesuai perundangan-undangan yang berlaku," jelasnya. 

Disinggung mengenai prosedur kepengurusan akta kelahiran, dirinya menjelaskan sejak terhitung bulan April 2016 diberlakukan foto kopi kartu keluarga dan kartu tanda penduduk elektronik pasangan suami istri yang dilegalisir, serta melampirkan surat pengantar Rt, Rw, Desa/Kelurahan hingga Kecamatan berikut surat lahir dari bidan atau Rumah Sakit. "Anak yang diurus akte kelahirannya harus sudah tercantum namanya didalam Kartu Keluarga. Apabila sudah lengkap langsung datang ke loket pelayanan Dinas Dukcapil Kabupaten Bogor di Jalan Bersih Pemda Cibinong," urainya. (als)

Diberdayakan oleh Blogger.